BPBD DKI Jakarta Siaga, 12 RT di Jaksel Terendam Banjir

Avatar photo
Banjir di Jaksel
Banjir di Cilandak Timur Jakarta Selatan.(Foto: istimewa)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyiagakan personel untuk mengatasi banjir yang melanda wilayah Jakarta Selatan (Jaksel).

Hingga Selasa (16/9/2025), tercatat sebanyak 12 rukun tetangga (RT) di Jaksel yakni Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, terendam banjir dengan ketinggian air antara 30 – 70 sentimeter.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya, sehingga menyebabkan Kali Mampang meluap.

“Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi disertai luapan Kali Mampang. Saat ini genangan terpantau di 12 RT dengan ketinggian air 30 hingga 70 sentimeter,” ujar Yohan.

BACA JUGA  Halal Bihalal PDBN 2025, Fathan Subchi: Mari Kontribusi untuk Kampung Halaman

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel ke lokasi terdampak untuk memantau kondisi sekaligus melakukan koordinasi dengan sejumlah dinas terkait. Di antaranya, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) yang bergerak melakukan penyedotan genangan.

Selain itu, petugas memastikan tali-tali air berfungsi optimal untuk mempercepat surutnya banjir. BPBD juga menyiapkan dukungan kebutuhan dasar bagi warga terdampak apabila diperlukan.

Imbauan untuk Warga

Yohan mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan, terutama di kawasan yang berada di sekitar aliran sungai.

“Kami mengimbau warga untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Jika terjadi keadaan darurat, segera hubungi nomor 112. Layanan ini gratis dan tersedia selama 24 jam penuh,” katanya.

BACA JUGA  BMKG Prakirakan Hujan Mengguyur Sejumlah Kota Besar pada Kamis 15 Januari 2026

Dengan siaga personel dan koordinasi lintas instansi, pemerintah daerah berharap banjir di kawasan Pela Mampang dapat segera teratasi dan aktivitas warga kembali normal.(01)