Bupati Maesyal : Pendidikan Salah Satu Solusi Penting Memutus Rantai Keterbatasan Ekonomi

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid foto bersama usai peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Unimar di Tigaraksa. (Ist)

TANGERANG – SUDUT PANDANG – Bupati Tangerang, Banten, Moch Maesyal Rasyid menyatakan pendidikan merupakan salah satu solusi yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan dapat memutus mata rantai keterbatasan ekonomi keluarga.

“Pendidikan tinggi dituntut tidak hanya memberikan kemampuan akademik juga membentuk berpikir kritis, kreatif, adaptif, serta karakter dan integritas yang kuat,” kata Maesyal di Tigaraksa, Selasa (11/8/2026).

Hal tersebut disampaikan Maesyal saat menghadiri acara lepas sambut Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin (Unimar) masa jabatan 2026-2030 dan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru kampus itu.

Ia bilang, Pemkab Tangerang bersama penyelenggara berbagai pendidikan tinggi negeri dan swasta menjalin komitmen menghadirkan Program Beasiswa Tangerang Gemilang.

BACA JUGA  Panitera MA Heru Pramono Jalani Kelayakan Calon Hakim Agung

Program beasiswa itu bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, melainkan investasi untuk masa depan generasi muda.

Dengan membuka akses pendidikan yang lebih luas, pemerintah juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik, meningkatkan pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Namun program itu khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.

Menurutnya, pembangunan gedung baru Unimar memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar pembangunan fisik bahkan infrastruktur pendidikan dinilai menjadi bagian dari upaya membangun masa depan.

“Bagi saya, pembangunan ini bukan hanya tentang membangun sebuah gedung secara fisik, tetapi jauh lebih penting membangun masa depan generasi muda,” ungkapnya.

BACA JUGA  TMMD Gelar Rakor Imbangan Tahun 2025 untuk Warga Desa Puspo

Pihaknya tidak ingin anak-anak yang memiliki potensi, prestasi dan cita-cita tinggi terhambat melanjutkan pendidikan hanya karena persoalan biaya demikian pula jangan sampai kemampuan ekonomi menjadi batas bagi seseorang untuk meraih masa depan.

Masih kata Maesyal bahwa sangat penting kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi dan dunia usaha untuk menjawab tantangan kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia kerja. (WAR)