JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi resmi meluncurkan Sistem Kerja dan Pedoman Unit Analisis Penumpang di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), Senin (24/11/2025). Peluncuran ini sebagai langkah untuk memperkuat tata kelola keimigrasian di tengah meningkatnya mobilitas internasional dan perkembangan teknologi.
Siaran pers Ditjen Imigrasi yang diterima Selasa (25/11/2025), menyebutkan bahwa inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Imigrasi untuk menghadirkan layanan yang adaptif, profesional, dan terintegrasi.
Pedoman tersebut disusun untuk memastikan pengelolaan data penumpang yang lebih efektif, meningkatkan pengawasan perlintasan orang, memperkuat deteksi dini terhadap potensi ancaman, serta menjamin perlindungan data pribadi.
Direktur Tempat Pemeriksaan Imigrasi Ditjen Imigrasi, Suhendra, menjelaskan bahwa sistem baru tersebut diwujudkan melalui strategi BorderLink yang mengusung slogan connecting the world, securing the border. Interoperabilitas aplikasi, optimalisasi autogate, dan pengawasan kinerja petugas di TPI disebutnya sebagai elemen penting dalam transformasi digital ini.
“BorderLink harus menjadi budaya kerja baru di seluruh TPI. Ini bukan sekadar transformasi digital, melainkan pola pikir dan cara bertugas yang modern, yang membentuk bagaimana petugas Imigrasi merespons dinamika di lapangan,” ujar Suhendra.
Selain aspek digital, integritas sumber daya manusia (SDM) turut menjadi fokus utama.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi, menegaskan bahwa teknologi hanya berdampak ketika dijalankan oleh petugas yang profesional dan beretika.
“Saya ingin memastikan bahwa seluruh kebijakan dan inovasi yang kita lakukan memberikan dampak nyata bagi kemudahan layanan, kenyamanan masyarakat, serta peningkatan daya saing Indonesia dalam ekosistem mobilitas internasional dan investasi global, sebagaimana diamanatkan dalam program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tutur Yuldi.
Peluncuran sistem ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi peningkatan kualitas layanan Imigrasi sekaligus memperkuat keamanan nasional melalui pengawasan perlintasan yang lebih modern dan responsif. (One/01)









