JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Dokter Richard Lee menghadapi masa sulit di tengah proses hukum yang masih berjalan. Di balik perkara yang sedang dihadapinya, dokter kecantikan sekaligus YouTuber tersebut ternyata menyimpan kerinduan mendalam kepada anak-anaknya.
Richard Lee mengaku sudah cukup lama tidak dapat bertemu dengan buah hatinya. Kondisi tersebut membuat dirinya merasa kehilangan banyak waktu berharga bersama keluarga.
Saat ini, Richard masih menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang terkait perkara pelanggaran perlindungan konsumen dan kesehatan yang berkaitan dengan produk kecantikan.
Sebelumnya, Richard Lee sempat menjalani penahanan di Polda Metro Jaya sebelum kemudian mengikuti proses persidangan.
Dalam tayangan Intens Investigasi baru-baru ini, Richard juga mengungkapkan pandangannya mengenai proses hukum yang tengah dijalaninya. Ia membandingkan mekanisme hukum di Indonesia dengan negara lain.
“Saya cuma membandingkan dengan negara-negara yang lebih maju, Amerika, disidang terlebih dahulu, ditentukan bersalah, baru ditahan atau ditangkap. Cuma di Indonesia menurut saya gokil sih, luar biasa,” kata Dokter Richard Lee dalam tayangan Intens Investigasi baru-baru ini.
Di tengah proses hukum tersebut, persoalan keluarga menjadi salah satu hal yang paling dirasakan Richard. Ia mengaku sudah lama tidak bertemu dengan anak-anaknya di rumah.
Kerinduan itu membuat Richard merasa kehilangan banyak momen bersama orang-orang terdekatnya.
“Saya sudah lama enggak ketemu dengan anak-anak saya,” bebernya.
Meski situasi yang dihadapi cukup berat, Richard Lee menegaskan akan tetap mengikuti proses hukum yang sedang berlangsung. Namun, ketika berbicara mengenai anak-anak, emosinya tak mampu disembunyikan.
Richard bahkan terlihat menahan tangis saat mengungkapkan perasaannya. Rasa rindu terhadap buah hati membuatnya begitu emosional di hadapan kamera.
“Saya mau nangis kalau ngomong, kayak gitu,” tutupnya.
Pengakuan tersebut memperlihatkan sisi lain Richard Lee di tengah kasus hukum yang sedang bergulir. Selain menghadapi proses persidangan, ia juga harus menanggung konsekuensi berupa berkurangnya waktu untuk berkumpul bersama keluarga dan anak-anaknya.(04)










