Heboh Cahaya Melintas di Langit Lampung, Ini Penjelasan Ilmiah BRIN

Avatar photo
Heboh Cahaya Melintas di Langit Lampung, Ini Penjelasan Ilmiah BRIN
Foto:Dok.X

SUDUTPANDANG.ID – Heboh kemunculan cahaya yang melintas di langit wilayah Lampung hingga Banten pada Sabtu (4/4/2026) malam, akhirnya mendapat penjelasan ilmiah. Profesor Astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Thomas Djamaluddin, memastikan bahwa fenomena tersebut bukan meteor, melainkan sampah antariksa berupa pecahan roket yang memasuki atmosfer Bumi.

“Objek cahaya terang yang tampak meluncur dan terpecah di langit itu adalah pecahan sampah antariksa,” ujar Thomas dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Menurut Thomas, objek tersebut berasal dari sisa roket China jenis CZ-3B yang telah menyelesaikan misinya.

Ia menyebut, berdasarkan data pelacakan dan analisis orbit terbaru, roket itu melintas dari arah India menuju Samudera Hindia, tepatnya di sekitar wilayah barat Sumatera.

BACA JUGA  Satu Dekade IKHROM: Hadiah Umroh Warnai Kemeriahan Pertemuan Tahunan Ke-10 di Semarang

Thomas menjelaskan, pada sekitar pukul 19.56 WIB, objek tersebut memasuki lapisan atmosfer padat dengan ketinggian di bawah 120 kilometer.

Pada fase inilah, benda mulai mengalami gesekan hebat dengan udara sehingga terbakar dan terpecah menjadi beberapa bagian.

“Ketika memasuki atmosfer, objek itu terbakar dan pecah. Proses inilah yang terlihat oleh warga sebagai kilatan cahaya yang berpencar,” katanya.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan benda bercahaya memanjang dan terfragmentasi di langit Lampung viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, objek tampak bergerak cepat dan beberapa kali pecah menjadi serpihan, memicu kekhawatiran sekaligus rasa penasaran masyarakat.(red)