Herdman Optimistis Timnas Indonesia Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan keterangan kepada awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (22/9/2026), menjelang kiprah skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026. (Foto: AGF/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman menyatakan optimismenya terhadap peluang skuad Garuda meraih trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

Keyakinan tersebut disampaikan menjelang Indonesia memulai kiprah di turnamen regional tersebut.

Herdman mengatakan Timnas Indonesia memiliki keyakinan terhadap kemampuan para pemain untuk bersaing dan menyelesaikan turnamen dengan hasil yang diharapkan.

“Saya rasa kami sangat optimistis. Sebagai sebuah tim, kami yakin dengan kemampuan kami,” kata Herdman saat ditemui awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Pada FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia menjadi tuan rumah Divisi 1. Skuad Garuda tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.

Seluruh pertandingan Grup A akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Kondisi tersebut membuat Timnas Indonesia akan menjalani seluruh pertandingan fase grup di hadapan pendukung sendiri.

Sementara itu, Grup B Divisi 1 dihuni Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan. Seluruh pertandingan Grup B dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Format turnamen menempatkan juara Grup A dan juara Grup B untuk bertemu pada laga puncak. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2026 di SUGBK, Jakarta.

Adapun tim yang menempati posisi runner-up di masing-masing grup akan bertemu dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Laga tersebut juga digelar di SUGBK pada hari yang sama.

BACA JUGA  Prabowo: Timnas Indonesia Jadi Simbol Persatuan Bangsa

Dengan format tersebut, Indonesia harus terlebih dahulu melewati persaingan di Grup A sebelum dapat berbicara mengenai trofi. Herdman pun meminta para pemain untuk tidak terjebak memikirkan hasil akhir terlalu dini.

Pelatih asal Inggris itu menilai fokus terhadap kemampuan sendiri menjadi salah satu kunci dalam menghadapi turnamen. Ia meminta skuad Garuda berkonsentrasi menjalankan standar permainan yang telah ditetapkan tim.

“Kami percaya jika kami fokus pada diri kami sendiri dan fokus membuktikan bahwa kami benar, alih-alih sibuk membuktikan orang lain salah, kami dapat menuntaskan tugas itu dengan baik, karena talentanya ada,” ujar Herdman.

Menurut Herdman, kualitas pemain yang dimiliki Indonesia menjadi salah satu modal dalam menghadapi persaingan. Namun, potensi tersebut harus diikuti dengan konsistensi permainan dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

“Jadi ini tentang kami. Pertandingan itu adalah pertarungan antara kami melawan standar kami sendiri di setiap laga. Jika kami mampu menjaga standar tersebut, kami memiliki peluang yang sangat kuat untuk mengangkat trofi,” katanya.

Meski menyatakan optimisme, Herdman menyadari persaingan dalam sepak bola Asia Tenggara tidak mudah. Menurut dia, sejumlah peserta FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki keuntungan dari sisi pengalaman bermain bersama dalam waktu yang lebih lama.

BACA JUGA  Ivar Jenner Hadir di Merdeka Run 2026, Tak Ikut Lari

Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan bagi Timnas Indonesia yang sedang membangun identitas baru di bawah kepemimpinan Herdman.

Herdman sendiri belum genap satu tahun menangani Timnas Indonesia. Karena itu, ia menyadari skuad Garuda masih membutuhkan proses untuk membangun kekompakan dan pola permainan yang sesuai dengan karakter tim.

“Kami tahu bahwa kawasan ASEAN itu sulit. Sangat kompetitif. Kami datang dengan banyak talenta, namun banyak tim lain membawa banyak pengalaman sebagai tim nasional yang solid,” tutur Herdman.

Ia menilai pengalaman sejumlah lawan yang telah bermain bersama selama bertahun-tahun dapat menjadi faktor yang membuat persaingan semakin ketat.

“Jadi, apa yang kami miliki dari segi talenta bisa diimbangi oleh tim lawan yang sudah bermain bersama selama tiga, empat, hingga lima tahun,” ujarnya.

Karena itu, Herdman memilih pendekatan pertandingan demi pertandingan. Timnas Indonesia tidak ingin terlalu jauh memikirkan laga final sebelum menyelesaikan seluruh pertandingan di fase grup.

Fokus terdekat skuad Garuda adalah pertandingan melawan Singapura pada laga pembuka Grup A. Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura di SUGBK, Jakarta, Jumat (25/9/2026).

BACA JUGA  Shin Tae-yong Ingin Timnas U-20 Punya Mental yang Kuat

Setelah itu, Indonesia akan melawan Malaysia pada Senin (28/9/2026). Sementara pertandingan terakhir fase grup menghadapi Bangladesh dijadwalkan berlangsung pada Kamis (1/10/2026).

“Kami menjalaninya laga demi laga. Kami akan fokus pada laga kontra Singapura dan berupaya mengamankan tiga poin,” kata Herdman.

Bagi Herdman, hasil pertandingan pertama akan menjadi bagian penting dari perjalanan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.

Setelah itu, skuad Garuda akan mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya dengan target menjaga standar permainan yang telah dibangun.

Optimisme terhadap peluang meraih trofi tetap menjadi bagian dari target Timnas Indonesia.

Namun, Herdman menegaskan perjalanan menuju laga puncak harus dimulai dengan fokus menghadapi setiap pertandingan di Grup A. (09/AGF).