Hore, 1.545 Warga Kota Kediri Serentak Terima BLT Fakir Miskin

BLT
Dinsos Kota Kediri saat menyalurkan BLT kepada 1.545 KPM, Rabu (10/12/2025) (FOTO : CHANDRA NURCAHYO)

KEDIRI, SUDUTPANDANG.ID – Sebanyak 1.545 warga kurang mampu di Kota Kediri menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Fakir Miskin Tahun 2025. Bantuan sebesar Rp1.200.000 ini disalurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Sosial secara serentak di tiga kecamatan pada Rabu (10/12/2025).

Distribusi dilakukan di Kecamatan Mojoroto, Kecamatan Kota, dan Kecamatan Pesantren. Rinciannya, Kecamatan Mojoroto menjadi wilayah penerima terbanyak dengan 778 KPM, disusul Kecamatan Kota sebanyak 407 KPM, serta Kecamatan Pesantren 360 KPM. Setiap warga yang menerima bantuan harus menunjukkan identitas diri yang telah lolos verifikasi demi memastikan akurasi penerima.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Mutaqin, menyampaikan bahwa skema penyaluran tahun ini dibuat lebih rapi dan diawasi ketat.

BACA JUGA  Pemkab Asahan Salurkan BLT Subsidi BBM Kepada Masyarakat

“Penyaluran BLT Fakir Miskin ini kami lakukan serentak di tiga kecamatan agar pelayanan lebih efektif dan transparan. Data penerima sudah melalui proses verifikasi sehingga kami pastikan bantuan ini tepat sasaran,” tegas Imam dalam keterangan tertulisnya, pada Kamis (11/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa pembagian jadwal kedatangan diatur per kelurahan untuk menghindari kerumunan, khususnya karena sebagian penerima merupakan lanjut usia.

“Kami minta masyarakat datang sesuai jadwal. Ini penting agar proses berjalan tertib dan setiap penerima bisa dilayani dengan baik,” tambahnya.

Imam menegaskan bahwa BLT Fakir Miskin merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menopang warga berpenghasilan rendah, terutama untuk mempertahankan daya beli di tengah tekanan ekonomi.

BACA JUGA  Kemenkeu: Total Anggaran Bansos dan BLT Capai Rp28,8 Triliun

“BLT ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan dasar. Pemerintah Kota Kediri akan terus hadir bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Agar proses berjalan lancar dan akuntabel, Dinsos melibatkan pendamping PKH, aparatur kelurahan, dan unsur terkait lainnya dalam distribusi bantuan.

Salah satu penerima bantuan, Maemunah (60) dari Kelurahan Bandar Kidul, mengaku sangat terbantu dengan bantuan tersebut.

“Alhamdulillah, saya senang. Harga bahan pokok sedang tinggi, bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga,” tuturnya.

Dengan penerapan sistem penyaluran yang lebih tertata, Pemerintah Kota Kediri berharap BLT Fakir Miskin 2025 benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan dan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.(CN/04)