IPC TPK Teluk Bayur Gandeng 4 Pelayaran Nasional, Teken Kontrak Strategis Demi Tingkatkan Produktivitas Bongkar Muat

IPC TPK
IPC TPK Teluk Bayur Gandeng 4 Pelayaran Nasional, Teken Kontrak Strategis Demi Tingkatkan Produktivitas Bongkar Muat (Foto: Ist)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus memperkuat layanan logistik maritim nasional dengan menjalin kerja sama strategis bersama empat perusahaan pelayaran nasional. Langkah ini diwujudkan melalui penandatanganan kontrak Berthing Window, Service Level Agreement (SLA), dan Service Level Guarantee (SLG) tahun 2026 untuk Terminal Petikemas Teluk Bayur, Kamis (23/7/2026).

Empat mitra pelayaran yang menandatangani kerja sama tersebut yakni PT Meratus Line, PT Tanto Intim Line, PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL), dan PT Temas Shipping.

Direktur Operasi dan Teknik IPC TPK, Ahmad Mimbar, mengatakan kerja sama ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan kepastian layanan yang lebih optimal bagi para pengguna jasa terminal.

“Penandatanganan Berthing Window, SLA, dan SLG ini menjadi bagian dari upaya untuk mempererat hubungan kami sebagai operator terminal dan pengguna jasa, yang bermuara pada pemenuhan ekspektasi pelayanan yang diharapkan pengguna jasa,” ujar Ahmad Mimbar.

BACA JUGA  Digelar di Emporium Pluit Mall, JVW 2024 Jadi Surganya Pecinta Kuliner Vegetarian

Penandatanganan berlangsung di Jakarta dan turut disaksikan oleh General Manager Pelindo Regional 2 Teluk Bayur, Ferrial Dunan Sidabutar. Sementara dari pihak IPC TPK Teluk Bayur, penandatanganan diwakili oleh Manager Pendukung Operasi, Andreas Kusumah Wardhana Tuelah. Melalui kerja sama tersebut, IPC TPK berharap mampu meningkatkan produktivitas kegiatan bongkar muat sekaligus memberikan kepastian jadwal operasional kapal kontainer yang bersandar di Pelabuhan Teluk Bayur.

Sebagai salah satu pelabuhan utama di pesisir barat Pulau Sumatera, Terminal Petikemas Teluk Bayur memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran distribusi logistik serta arus perdagangan regional maupun nasional.

Penerapan Berthing Window, SLA, dan SLG juga diharapkan menciptakan pelayanan terminal yang lebih transparan, terukur, dan akuntabel. Dengan dukungan infrastruktur serta suprastruktur yang memadai, keempat perusahaan pelayaran tersebut diproyeksikan memperoleh efisiensi waktu sandar dan proses bongkar muat yang lebih optimal.

BACA JUGA  Dukung Kelancaran Arus Logistik Pelabuhan, KSOP Utama Tanjung Priok berikan kebijakan penyesuaian YOR

Peningkatan kualitas layanan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi IPC TPK dalam memperkuat daya saing pelabuhan nasional serta mendukung kelancaran rantai pasok logistik Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Barat.

“Kami harap penandatanganan hari ini dapat membawa kelancaran serta peningkatan produktivitas terminal agar efisien dan optimal,” pungkas Ahmad Mimbar.

Melalui kolaborasi ini, IPC TPK optimistis mampu menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin andal, meningkatkan kepuasan pelanggan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan perdagangan di kawasan Sumatera Barat maupun Indonesia secara keseluruhan.(UM)