“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia. Inti dari proses pendidikan adalah memuliakan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun watak dan peradaban bangsa, sekaligus mengembangkan potensi manusia agar menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan, sehingga pembenahan harus dimulai dari ruang-ruang kelas melalui peningkatan kualitas pembelajaran, literasi, numerasi, hingga penguatan bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), serta perluasan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.
Kapten Inf Yahudin juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, inklusif, dan nyaman sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
“Sekolah harus menjadi rumah kedua bagi para siswa. Selain tempat menimba ilmu, juga menjadi ruang pembentukan karakter, toleransi, kepemimpinan, dan nilai-nilai kemanusiaan,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan merata.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” ungkapnya.
Di akhir kegiatan, Kapten Inf Yahudin juga menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Anak Nasional, Hari Otonomi Daerah ke-XXX, HUT ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, HUT ke-76 Satpol PP, serta HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat.(ACZ)