Kartini Masa Kini di Pasuruan: Dari Balutan Kebaya hingga Aksi Nyata Peduli Ibu Hamil

Kegiatan parade busana dan talkshow kesehatan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti (Foto Istimewa)

PASURUAN — JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Semangat emansipasi R.A. Kartini tak hanya dikenang melalui simbol dan seremoni, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata. Itulah yang ditunjukkan Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan saat memperingati Hari Kartini 2026 dengan menggelar parade busana dan talkshow kesehatan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Selasa (21/4/2026).

Ratusan pengurus PKK, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, memadati lokasi acara. Mereka tampil anggun dalam balutan busana Kartini modern yang dipadukan dengan sentuhan kekinian. Parade busana yang melibatkan pengurus kabupaten dan 24 Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Pasuruan menjadi pembuka yang memikat.

Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, drg. Merita Rusdi Sutejo, turut mencuri perhatian dengan penampilan elegannya, mencerminkan sosok Kartini masa kini yang berdaya dan inspiratif.

BACA JUGA  Bupati Asahan Jadi Saksi Pelantikan dan Upgrading HMI Periode 2023-2024

Namun, peringatan ini tidak berhenti pada estetika. Usai parade, acara berlanjut dengan talkshow bertema “Kartini Masa Kini Peduli Kesehatan Ibu Hamil demi Generasi Berkualitas.” Dua narasumber dihadirkan, yakni Bunda Aniqq Al Faqiroh—psikoterapis dan pendiri Ruang Pulih Perempuan—serta dr. Sofiana Indrayanti, dokter spesialis kandungan RSUD Grati.

Ketua panitia, dr. Tri Dinar Herturini, menegaskan bahwa pemilihan tema kesehatan bukan tanpa alasan. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun kualitas generasi sejak dalam kandungan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran perempuan tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan rutin, pemenuhan gizi seimbang, serta pencegahan stunting,” ujarnya.

Sementara itu, drg. Merita Rusdi Sutejo menekankan bahwa Hari Kartini harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan tahunan. Ia menyebut momentum ini sebagai refleksi peran perempuan dalam pembangunan bangsa, terutama melalui sektor kesehatan.

BACA JUGA  Ketua Persit KCK Pimpin Serah Terima Jabatan Ketua Ranting Cab XXXIII

“Kesehatan ibu hamil adalah fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Dari rahim ibu yang sehat akan lahir penerus bangsa yang unggul,” tegasnya.

Istri Bupati Pasuruan tersebut juga menyoroti pentingnya sinergi antara kader PKK, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah. Menurutnya, kolaborasi yang berkelanjutan mampu berkontribusi dalam menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

Ia pun mengajak seluruh kader PKK untuk terus aktif melakukan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya ibu hamil, sebagai bagian dari gerakan bersama meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak.

“Perempuan masa kini bukan hanya kuat, tetapi juga peduli, berdaya, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya,” tandasnya.

BACA JUGA  Right to be Forgotten Pasca UU PDP: Saatnya MA Hadirkan Regulasi Yudisial

Sebagai penutup, panitia memberikan apresiasi kepada lima penampil terbaik dalam parade busana berupa hadiah elektronik, serta membagikan doorprize bagi peserta yang beruntung—menambah semarak peringatan Hari Kartini yang sarat makna tersebut. (ACZ)