BOGOR, SUDUTPANDANG.ID – Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati Pondok Pesantren Mama Bakry Sadeng, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, dalam kegiatan pengajian akbar Haul dan Milad yang digelar pada Selasa (21/4/2026). Acara ini juga dirangkaikan dengan peresmian Klinik MBS, gedung asrama putri, serta peletakan batu pertama pembangunan masjid.
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, Sekda Jawa Barat Herman Suryatman, serta kepala daerah dan unsur Forkopimda.
Turut hadir pula Imam Besar Masjidil Aqsa Sayyid Syekh Ammar Azmi, Habib Mahdi Assegaf, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan santri dan wali santri yang memeriahkan acara tersebut.
Pengajian dipimpin langsung oleh pengasuh pesantren, Roudl Bahar Bakry, dan diisi dengan tausiyah dari sejumlah ulama.
Dalam sambutannya, Ahmad Muzani menyampaikan rasa haru atas antusiasme jamaah serta mengenang perjuangan almarhum Mama Bakry dalam mengabdi kepada masyarakat.
“Saya merasa terharu pengajian di sini karena banyaknya jamaah. Haul ini mengingatkan perjuangan mama bakry memberikan andil di kehidupan masyarakatnya dan mengingat pada jasa-jasa Mama Bakry. Mama bakry mewakafkan hidupnya untuk orang banyak, untuk kepentingan agamanya, negaranya caranya dengan menghafal al qur’an dengan belajar tekun. Harapannya, anaknya menjadi anak baik berguna bagi negara dan bangsanya,” ujar H. Ahmad Muzani.

Ia menegaskan bahwa esensi dari peringatan haul dan milad adalah memperkuat nilai persatuan dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Herman Suryatman yang hadir mewakili Gubernur Jawa Barat menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran pimpinan daerah tersebut karena terkendala perjalanan menuju lokasi.
“Kehadiran saya di sini mewakili Bapak Gubernur dan permohonan maaf ke keluarga besar pesantren Mama Bakry, serta masyarakat. Jadi posisina Bapak Aing Gubernur tos meluncur kearah Bogor, posisina macet di perkirakan perjalanan 3-4 jam. Tapi sejatinya Pondok pesantren ini berdiri beirisan pisan dengan visi misi Jawa Barat. Pemda Provinsi Jawa Barat kadedeuh, ngarojong, ngadukung, ngadekeng pondok Pesantren Mama Bakry Iyeu, visi Pemda Jawa Barat Istimewa melahirkan generasi berakhlakul karimah. Saya juga ingin melepas rindu kepada masyarakat kabupaten Bogor,” kata Herman Suryatman.
Dari sisi panitia, Wakil Ketua Panitia Neng Ais mengaku terkejut dengan jumlah jamaah yang melampaui target.
“Alhamdulillah jumlah pengunjung melebihi ekspetasi dan target dari panitia, prediksi jamaah yang hadir saat ini lebih dari 6000 orang,” ucap Neng Ais.
Ia juga mengungkapkan adanya kekecewaan sebagian jamaah atas ketidakhadiran Gubernur Jawa Barat, meski acara tetap berjalan lancar.
“Banyak jamaah yang kecewa, Bapak Aing tidak bisa hadir karena macet. Harapan saya, kedepan ada acara spesial pak gubernur bersama warga Leuwisadeng dan sekitarnya yang bertempat di Pesantren Mama Bakry Sadeng,” tambah Neng Ais.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk para ulama dan kemajuan umat Islam. Suasana penuh kekhusyukan terasa hingga akhir acara.
“Kegiatan Milad dan Haul Akbar ini diharapkan dapat terus mempererat ukhuwah islamiyah, menumbuhkan semangat keagamaan,” imbuhnya.(PR/04)










