Kemenpora Genjot Industri Olahraga Lewat Event

Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Teuku Arlan Perkasa Lukman menyampaikan strategi pengembangan industri olahraga melalui penyelenggaraan event di Jakarta, Kamis (17/9/2026). (Foto: AGF/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendorong peningkatan penyelenggaraan berbagai event olahraga di Indonesia sebagai salah satu strategi untuk mempercepat pertumbuhan industri olahraga dan memberikan dampak terhadap perekonomian nasional.

Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Teuku Arlan Perkasa Lukman mengatakan, penyelenggaraan event olahraga ke depan akan menjadi salah satu program yang diprioritaskan.

Namun, setiap kegiatan diharapkan memiliki konsep yang terstruktur, terkurasi, serta dapat diukur dari sisi ekonomi.

“Program unggulan kami ke depan adalah penyelenggaraan event yang benar-benar terstruktur, terkurasi, dan terkontrol. Tentunya, kami juga membuat ukuran-ukuran secara keekonomian,” kata Arlan saat ditemui di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Menurut Arlan, semakin banyak event olahraga yang diselenggarakan secara terencana, semakin besar pula peluang sektor ekonomi di sekitar kegiatan tersebut ikut bergerak.

Ia menyebut sejumlah sektor yang dapat memperoleh dampak dari penyelenggaraan event olahraga, mulai dari makanan dan minuman, perlengkapan olahraga, transportasi, hingga akomodasi.

Aktivitas ekonomi tersebut terjadi karena penyelenggaraan event olahraga tidak hanya melibatkan atlet dan penyelenggara. Kehadiran peserta, ofisial, penonton, komunitas, serta masyarakat di sekitar lokasi turut menciptakan kebutuhan terhadap berbagai produk dan jasa.

BACA JUGA  Indonesia Turunkan 32 Cabor di Asian Games 2026

Arlan mencontohkan dampak tersebut melalui dua kegiatan olahraga yang baru saja diselenggarakan Kemenpora, yakni Merdeka Run dan Indonesia Sport Summit (ISS).

“Dua event ini sebagai program utama untuk industri olahraga. Jadi sebagai showcase begitu,” ujarnya.

Menurut dia, kedua kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bagaimana event olahraga dikembangkan tidak hanya sebagai agenda pertandingan atau perlombaan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem industri olahraga.

Arlan menjelaskan, ketika pemerintah mengalokasikan anggaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mendukung penyelenggaraan event olahraga, dampak ekonomi menjadi salah satu aspek yang turut diperhatikan.

Ia mengatakan anggaran negara yang digunakan untuk kegiatan olahraga diharapkan dapat menghasilkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Ketika negara mengeluarkan anggaran atau APBN untuk penyelenggaraan acara olahraga, maka hal pertama yang kita inginkan adalah dampak positif terhadap perekonomian,” kata Arlan.

Arlan juga menyoroti pandangan yang menganggap penyelenggaraan event olahraga sulit menghasilkan keuntungan ekonomi.

Menurut dia, sejumlah cabang olahraga di berbagai negara telah berkembang menjadi industri dengan nilai ekonomi yang besar.

BACA JUGA  Erick Thohir Minta Atlet Fokus Kejar Emas Asian Games

Ia mencontohkan american football, basket, baseball, dan kabaddi sebagai olahraga yang telah memiliki ekosistem industri.

Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi bagian dari kegiatan ekonomi apabila dikelola dan dikembangkan secara berkelanjutan.

“Itu semua industri. Bahkan olahraga domino yang merupakan permainan rakyat bisa menjadi industri karena permainan itu dibangun menjadi platform yang bisa diakses dari mana pun,” ujarnya.

Karena itu, Kemenpora tidak hanya berfokus pada event yang diselenggarakan pemerintah. Kementerian tersebut juga mendorong keterlibatan sektor swasta dalam memperbanyak kegiatan olahraga di Tanah Air.

Arlan menilai kontribusi swasta penting karena pemerintah memiliki keterbatasan anggaran untuk menyelenggarakan berbagai event olahraga secara mandiri.

Keterlibatan pelaku usaha diharapkan dapat memperluas jumlah dan jenis event olahraga sekaligus memperkuat ekosistem industri olahraga nasional.

“Jadi apa pun event-nya akan kami dukung dengan rekomendasi, promosi, maupun dukungan pendanaan jika memang tersedia,” katanya.

Dukungan tersebut, lanjut Arlan, dapat diberikan dalam berbagai bentuk sesuai kebutuhan dan kemampuan pemerintah.

BACA JUGA  Erick Thohir Dukung Tim Pencari Fakta FPTI

Rekomendasi dan promosi menjadi bagian dari dukungan yang dapat diberikan Kemenpora, sementara dukungan pendanaan diberikan apabila tersedia.

Strategi memperbanyak event olahraga tersebut juga diarahkan untuk membangun hubungan antara olahraga dan sektor ekonomi lainnya.

Dengan semakin banyak kegiatan yang memiliki perencanaan serta ukuran dampak ekonomi, peluang olahraga untuk memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional diharapkan semakin terbuka.

Kemenpora selanjutnya akan mendorong penyelenggaraan event yang tidak hanya berorientasi pada jumlah kegiatan, tetapi juga memiliki kualitas, sasaran yang jelas, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku industri olahraga.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengembangkan olahraga sebagai sektor yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam berbagai aktivitas olahraga. (09/AGF).