Kemenpora Sambut Timnas Panjat Tebing Juara Dunia

Kemenpora Sambut Timnas Panjat Tebing Juara Dunia
Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Surono (keempat dari kanan) menyambut langsung kepulangan Timnas Panjat Tebing Indonesia usai meraih medali emas pada ajang World Climbing Series Krakow dan Chamonix 2026 di Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: ist/SP)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan atlet nasional yang berprestasi di tingkat internasional.

Komitmen tersebut ditunjukkan dengan menyambut langsung kepulangan Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia usai mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang World Climbing Series Krakow dan Chamonix 2026.

Penyambutan berlangsung di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (14/7/2026).

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, hadir mewakili pemerintah untuk memberikan apresiasi kepada para atlet yang sukses mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.

Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Surono menyambut langsung kepulangan Timnas Panjat Tebing Indonesia usai meraih medali emas pada ajang World Climbing Series Krakow dan Chamonix 2026 di Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: ist/SP)

Dalam penyambutan tersebut, Surono didampingi pelatih tim nasional panjat tebing nomor speed, Galar Pandu Asmoro. Keduanya secara simbolis mengalungkan bunga kepada dua atlet peraih medali emas, yakni Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Veddriq Leonardo.

Momen tersebut menjadi bentuk penghormatan pemerintah atas perjuangan para atlet yang berhasil membawa Merah Putih berkibar di ajang internasional melalui cabang olahraga panjat tebing.

Surono menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh atlet dan tim pelatih yang telah bekerja keras hingga mampu mempersembahkan prestasi bagi Indonesia.

Ia menilai keberhasilan para atlet menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga prestasi Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif di tingkat dunia.

BACA JUGA  Kemenpora Targetkan Sport Center Nasional di Rancabungur Rampung 2029

“Saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Desak Made dan Veddriq yang berhasil mempersembahkan medali emas di Krakow dan Chamonix. Begitu juga kepada atlet-atlet lainnya yang sukses meraih medali perak dan perunggu,” ujar Surono.

Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dunia olahraga nasional, tetapi juga menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Indonesia untuk terus berprestasi di level internasional.

Surono menegaskan pemerintah melalui Kemenpora akan terus memberikan dukungan terhadap program pembinaan atlet, terutama mereka yang tergabung dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitasi pelatnas, program try out internasional, hingga peningkatan kualitas pembinaan sebagai persiapan menghadapi berbagai ajang multi-event dalam beberapa tahun ke depan.

“Pemerintah melalui Kemenpora berkomitmen memberikan dukungan fasilitasi pelatnas dan try out untuk persiapan Asian Games 2026 di Jepang, SEA Games 2027 di Malaysia, hingga Olimpiade Los Angeles 2028. Khususnya bagi cabang olahraga unggulan dan atlet yang memiliki peluang meraih medali,” kata Surono.

BACA JUGA  Moyes Minta Fans West Ham Tidak Berhenti Impikan Final

Ia menjelaskan, pembinaan yang berkesinambungan menjadi salah satu kunci agar Indonesia mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi pada berbagai kejuaraan dunia maupun multi-event internasional.

Selain dukungan teknis pembinaan, Surono juga mengungkapkan adanya komitmen pemerintah untuk memperkuat dukungan anggaran bagi olahraga prestasi.

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap pembangunan olahraga nasional dengan menyiapkan tambahan dukungan anggaran bagi pembinaan atlet yang dipersiapkan menuju ajang internasional.

“Presiden Prabowo berkomitmen mendukung prestasi olahraga Indonesia dengan memberikan tambahan anggaran untuk atlet yang dipersiapkan menghadapi Asian Games 2026, SEA Games 2027, dan Olimpiade Los Angeles 2028,” ujarnya.

Tambahan dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas program latihan, memperbanyak kesempatan mengikuti kompetisi internasional, serta memperkuat kesiapan atlet Indonesia menghadapi persaingan dunia.

Prestasi yang diraih Timnas Panjat Tebing Indonesia pada World Climbing Series 2026 menjadi salah satu bukti keberhasilan pembinaan atlet nasional.

Desak Made Rita Kusuma Dewi tampil gemilang dengan meraih dua medali emas pada nomor speed putri, masing-masing di seri Krakow dan Chamonix.

Sementara itu, Veddriq Leonardo kembali menunjukkan dominasinya di nomor speed putra dengan menyabet medali emas pada seri Chamonix.

BACA JUGA  ACL 2025 Resmi Dibuka di Jakarta

Selain dua medali emas tersebut, Indonesia juga berhasil membawa pulang medali perak dan perunggu melalui atlet-atlet lainnya, memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama dunia di nomor speed panjat tebing.

Keberhasilan tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menghadapi agenda olahraga internasional berikutnya, termasuk Asian Games 2026 di Jepang, SEA Games 2027 di Malaysia, hingga Olimpiade Los Angeles 2028.

Kemenpora berharap capaian para atlet panjat tebing dapat menjadi inspirasi bagi cabang olahraga lain untuk terus meningkatkan prestasi di tingkat internasional.

Pemerintah juga memastikan akan terus memperkuat sinergi dengan federasi olahraga nasional agar pembinaan atlet berlangsung berkelanjutan, profesional, dan mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan Indonesia di panggung dunia.(09/AGF)