Kemenpora Targetkan Sport Center Nasional di Rancabungur Rampung 2029

Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga menargetkan pembangunan sport center nasional di Rancabungur, Bogor, rampung pada 2029. (Foto: ist).
Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga menargetkan pembangunan sport center nasional di Rancabungur, Bogor, rampung pada 2029. (Foto: ist).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Kementerian Pemuda dan Olahraga menargetkan pembangunan pusat olahraga nasional atau sport center di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, selesai pada 2029. Kawasan yang akan menjadi pusat pembinaan atlet nasional tersebut disiapkan sebagai Akademi Olahraga Nasional sekaligus pusat pelatihan tim nasional Indonesia.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gunawan Suswantoro, mengatakan proyek pembangunan saat ini masih berada pada tahap perencanaan dan sinkronisasi lintas kementerian serta lembaga pemerintah terkait.

“Tahun ini fokus ke perencanaan agar semuanya tertib. Kemudian pembangunannya pada 2027-2028 dan kemungkinan pada awal 2029 sudah lengkap semua,” ujar Gunawan di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Senin.

Menurut Gunawan, pemerintah pusat telah menyiapkan lahan seluas 500 hektare untuk pembangunan kawasan olahraga nasional tersebut. Nantinya, kawasan itu akan dilengkapi berbagai fasilitas modern yang mendukung pembinaan atlet usia dini hingga elite nasional.

Total anggaran pembangunan sport center nasional tersebut diperkirakan mencapai Rp5 triliun selama tiga tahun pengerjaan. Pemerintah berharap proyek ini mampu menjadi pusat pembinaan olahraga terpadu terbesar di Indonesia.

Gunawan menjelaskan, konsep pembangunan tidak hanya menghadirkan arena olahraga, tetapi juga fasilitas pendidikan khusus atlet mulai tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Dengan sistem terintegrasi, para atlet muda diharapkan tetap mendapatkan pendidikan formal sambil menjalani pelatihan intensif.

BACA JUGA  Tak Berjodoh dengan Jakarta, Katon Adjie Mungkin Kembali ke Kota Pahlawan

“Tujuannya adalah untuk melatih atlet-atlet yang memang terpilih untuk menjadi atlet tingkat dunia,” katanya.

Sport center nasional di Rancabungur juga dirancang menjadi pusat pembinaan untuk 21 cabang olahraga unggulan Indonesia. Para atlet yang akan menempati kawasan tersebut nantinya berasal dari berbagai daerah di Indonesia melalui proses seleksi ketat berdasarkan potensi dan prestasi masing-masing cabang olahraga.

Selain fasilitas olahraga dan pendidikan, pemerintah juga menyiapkan pusat penelitian dan pengembangan olahraga modern di kawasan tersebut. Kehadiran fasilitas riset ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan atlet nasional melalui pendekatan ilmiah dan teknologi olahraga terkini.

“Sekolah dan arena olahraga lengkap, bahkan untuk melakukan penelitian,” kata Gunawan.

Ia menambahkan, lokasi pembangunan di Kecamatan Rancabungur dipilih langsung oleh Prabowo Subianto. Pemilihan lokasi tersebut dinilai strategis karena memiliki akses yang cukup dekat dengan Jakarta sekaligus mendukung pengembangan kawasan Bogor bagian barat.

“Yang menentukan Pak Presiden, beliau sendiri yang memilih tempat itu,” ujar Gunawan.

Sementara itu, Rudy Susmanto menyebut pembangunan sport center nasional akan menjadi salah satu proyek olahraga terbesar yang pernah dibangun pemerintah pusat di Kabupaten Bogor.

BACA JUGA  Tingkatkan Kualitas Pelatih-Guru Olahraga, BODF-PSSI Gelar Pelatihan-Sertifikasi Lisensi D Nasional

Menurut Rudy, total kawasan yang disiapkan mencapai sekitar 750 hektare. Dari jumlah tersebut, sebanyak 500 hektare akan dikelola Kemenpora untuk pembangunan pusat olahraga nasional, sedangkan 250 hektare lainnya disiapkan untuk perluasan fasilitas milik Komando Pasukan Khusus atau Kopassus.

“Di 500 hektare dikelola oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk sport center, lalu yang 250 hektare untuk perluasan lahan Kopassus dan dibangun universitas,” kata Rudy.

Pemerintah Kabupaten Bogor menilai pembangunan sport center nasional akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah Bogor bagian barat. Kehadiran kawasan strategis nasional tersebut diyakini mampu mempercepat pengembangan infrastruktur jalan, transportasi, hingga layanan publik lainnya.

Rudy menjelaskan, Pemkab Bogor saat ini juga mulai melakukan sinkronisasi pembangunan infrastruktur penunjang menuju kawasan Rancabungur. Sejumlah proyek jalan strategis telah dipersiapkan guna mendukung aksesibilitas kawasan sport center nasional.

Beberapa proyek yang tengah disinkronkan di antaranya pembangunan jalan Bojonggede-Kemang, flyover Bomang, hingga akses Rancabungur-Leuwiliang. Infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi jalur utama menuju kawasan olahraga nasional di masa mendatang.

Selain meningkatkan sektor olahraga, pembangunan sport center nasional juga diperkirakan membuka peluang investasi baru di Kabupaten Bogor. Kawasan tersebut berpotensi mendorong pertumbuhan sektor properti, pendidikan, pariwisata olahraga, hingga usaha mikro masyarakat sekitar.

BACA JUGA  Pj Wali Kota Bekasi Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi

Kemenpora berharap pembangunan Akademi Olahraga Nasional ini mampu menjadi tonggak baru pembinaan olahraga Indonesia. Dengan fasilitas bertaraf internasional dan sistem pembinaan terintegrasi, pemerintah optimistis Indonesia dapat mencetak lebih banyak atlet berprestasi di level dunia.

Keberadaan pusat pelatihan nasional modern ini juga diharapkan memperkuat persiapan Indonesia menghadapi berbagai ajang olahraga internasional, mulai dari SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Apabila seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, sport center nasional Rancabungur akan mulai beroperasi secara penuh pada awal 2029 dan menjadi pusat pembinaan atlet terbesar di Indonesia. (09/AGF).