Kodim 0820 Probolinggo Dukung Progam Bongkar Ratoon Dan Perluasan Areal Tebu

Kodim 0820 Probolinggo Dukung Progam Bongkar Ratoon Dan Perluasan Areal Tebu (Foto Istimewa)

PROBOLINGGO – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran bersama sejumlah pihak terkait ikut ambil bagian dalam pelaksanaan program bongkar ratoon dan perluasan areal tebu yang berlokasi di Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Minggu (24/5).

Danramil 0820-22/ Dringu Kapten Arm Imam wahyudi menyampaikan, program bongkar ratoon dan perluasan areal tebu merupakan salah satu program prioritas Presiden RI di sektor perkebunan. Jawa Timur menjadi salah satu sentra utama produksi gula nasional sehingga peningkatan produktivitas tebu menjadi fokus pemerintah pusat.

Tentunya hal ini butuh dukungan semua pihak yang terkait demi mensukseskan kegiatan dalam hal bongkar ratoon dan perluasan areal tanam tebu.”Kami berharap potensi perluasan areal tebu di Kabupaten Probolinggo bisa terus berkembang. Karena itu dibutuhkan dukungan semua pihak agar program ini berjalan maksimal,” kata Kapten Arm Imam wahyudi mewakili Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono.

BACA JUGA  Satpolairud Polresta Denpasar Pos Kedonganan Adakan Patroli Dialogis dan Sambang Nelayan

Sementara Bupati Probolinggo Mohammad Haris menegaskan Kabupaten Probolinggo siap mendukung program strategis nasional sektor perkebunan, khususnya pengembangan komoditas tebu. Program bongkar ratoon menjadi solusi penting untuk meremajakan tanaman tebu yang produktivitasnya mulai menurun sehingga hasil panen dapat meningkat secara optimal.

Program bongkar ratoon dan perluasan areal tebu
ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas tebu, hal Ini juga bagian dari upaya mendukung produksi gula nasional dan kesejahteraan petani.”Potensi tebu di Kabupaten Probolinggo sangat besar karena itu kami terus mendukung pengembangan sektor perkebunan agar mampu meningkatkan ekonomi masyarakat,”ujarnya.

Bupati Haris menambahkan, untuk bongkar ratoon dan perluasan areal tanam tersebar di sejumlah kecamatan meliputi Dringu, Tegalsiwalan, Maron, Banyuanyar, Gending, Leces, Pajarakan, Bantaran, Tongas dan Sumberasih. “Harapannya kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani dan industri gula dapat mempercepat peningkatan produktivitas tebu di Kabupaten Probolinggo sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu sentra produksi gula nasional,”tuturnya.(ACZ)