JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, menerima audiensi Forum Komunikasi KONI Kota Seluruh Indonesia (FKONITA) yang dipimpin Letkol (Purn) TNI Hamka Handaru bersama perwakilan dari sejumlah KONI tingkat kota.
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara KONI Pusat dan daerah demi kemajuan olahraga nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Marciano menegaskan bahwa KONI di semua tingkatan pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota memiliki peran vital untuk menyukseskan program pemerintah di bidang olahraga.
Apalagi, di bawah kepemimpinan Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, olahraga masuk dalam Asta Cita, khususnya poin ke-4 yang menekankan penguatan SDM, pendidikan, kesehatan, serta prestasi olahraga.
“Pembinaan olahraga bukan hanya soal membentuk fisik, tapi juga membangun karakter disiplin, kompetitif, dan berdaya saing bagi generasi muda. Atlet berprestasi lahir dari kerja keras KONI di tingkat daerah yang bekerja dari akar rumput,” ujar Marciano.

Marciano mengingatkan bahwa KONI Kabupaten/Kota merupakan ujung tombak pembinaan atlet. Karena itu, ia mendorong KONI Provinsi untuk rutin mengoordinasikan pertemuan bersama KONI Kabupaten/Kota.
Ia menekankan bahwa olahraga adalah pemersatu bangsa. Melalui Rakernas KONI 2025 yang akan datang, seluruh KONI daerah akan dilibatkan secara aktif untuk memperkuat tata kelola organisasi dan menyatukan langkah demi tercapainya target prestasi nasional maupun internasional.
Dalam pertemuan tersebut, FKONITA menyampaikan beberapa masukan, di antaranya kebutuhan standar operasional prosedur (SOP) agar roda organisasi berjalan lebih efektif. Selain itu, mereka menyoroti Permenpora No.14 Tahun 2024 yang dianggap berpotensi menimbulkan kendala dalam aspek pendanaan KONI Kota.
“Kami berharap KONI Pusat menjadi fasilitator untuk menjembatani komunikasi dengan Kemenpora. Regulasi sebaiknya tetap akuntabel, tapi juga memberi ruang gerak bagi KONI di daerah agar bisa fokus pada pembinaan atlet,” ungkap Hamka Handaru.
FKONITA juga menyampaikan pernyataan sikap resmi kepada Ketum KONI Pusat, yakni:
- Dukungan penuh terhadap KONI Pusat sebagai induk organisasi olahraga di Indonesia.
- Evaluasi Permenpora No.14 Tahun 2024 agar lebih berpihak pada pembinaan olahraga di daerah.
- Komitmen mendukung program olahraga nasional, termasuk DBON, PON, dan Porprov dengan semangat persatuan.
Marciano menyambut baik sikap FKONITA tersebut dan menegaskan bahwa KONI Pusat akan terus memperkuat koordinasi serta sinergi bersama KONI daerah.
“KONI adalah keluarga besar olahraga Indonesia. Dengan sinergi yang solid, kita bisa mencetak lebih banyak prestasi dan menjadikan olahraga sebagai alat pemersatu bangsa,” tegasnya.(PR/04)









