Hemmen
Berita  

Mau Mudik Gratis! Kemenhub Buka 30.088 Kuota, Ini Caranya!

Ilustrasi mudik gratis/net

JAKARTA,SUDUTPANDANG.ID – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Dithubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali menggelar program mudik gratis 2024.

Pendaftaran dibuka, Rabu (6/3/2024) pukul 12.00 WIB siang hingga Rabu (3/4/2024) atau sampai kuota habis.

Kemenkumham Bali

Dikutip dari unggahan akun Instagram @ditjenhubdat pada Selasa (5/3/2024), total kuota mudik penumpang mencapai 30.088 orang dan kuota mudik sepeda motor 900 unit. Terdapat 592 armada bus arus mudik dengan 33 kota tujuan dan 130 armada bus arus balik dengan 9 kota asal.

Kemudian, Kemenhub juga menggelar mudik gratis via kereta api dengan kuota 28.196 orang dan motor 12.180 unit.

Selain jalur darat, Kemenhub juga membuka mudik gratis melaui laut pada 3-17 April 2024. Kuotanya mencapai 9.800 penumpang dan 4.800 unit sepeda motor.

Jadwal Keberangkatan Mudik Gratis 2024
Penyerahan sepeda motor untuk kegiatan arus mudik dilaksanakan pada 4 April 2024 di Terminal Tipe A Pondok Cabe Tangerang Selatan dan akan diberangkatkan pada 5 April 2024.

Sementara untuk pemberangkatan penumpang arus mudik akan dilakuan pada 6 April-7 April 2024. Penumpang akan diberangkatkan dari 6 terminal, yaitu Terminal Pulogebang Jakarta, Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan, dan Terminal Jatijajar Depok.

Sedangkan untuk Terminal Kampung Rambutan Jakarta, Terminal Poris Plawad Tangerang dan Terminal W. A Gara Kalimantan Tengah pada 7 April 2024.

Kemudian, untuk pemberangkatan arus balik pengangkutan sepeda motor pada 14 April 2024 dari lima terminal tipe A, yaitu kota Solo, Semarang, Purwokerto, Wonogiri, dan Yogyakarta.

BACA JUGA  Pelni Raih Penghargaan Manajemen Keselamatan Penyelenggara Jasa Angkutan 2019

Sedangkan pemberangkatan arus balik penumpang pada 15 April 2024 dari 8 terminal tipe A kota asal keberangkatan yaitu Solo, Cirebon, Madiun, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Wonogiri, Yogyakarta, dan Palembang.

Cara Daftar Mudik Gratis Kemenhub 2024
Pendaftaran mudik gratis dilakukan secara online via aplikasi MitraDarat. Masyarakat dapat mengunduh aplikasi tersebut di PlayStore atau AppStore di smartphone.

“Peserta juga wajib memiliki dokumen kependudukan yang sah pada saat mendaftar (KTP). Setiap peserta hanya bisa memilih satu kota tujuan mudik,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno dalam keterangannya, dikutip Rabu (6/3/2024).

Pada aplikasi tersebut, calon pemudik melakukan login dengan memasukkan email / akun Google. Selanjutnya masukkan nomor telepon (WhatsApp) dan masukkan kode OTP jika diminta. Jika login sudah berhasil maka akan muncul halaman utama aplikasi MitraDarat dan pilih tab “event” untuk lihat menu Mudik Gratis.

Untuk melakukan pemesanan tiket mudik gratis, calon pemudik dapat memilih menu “Mudik Gratis” pada aplikasi MitraDarat. Lalu pilih lokasi keberangkatan dan tujuan mudik, kemudian pilih armada bus yang sesuai. Setelah itu, calon pemudik dapat mengisi data diri. Pemesanan tiket diakhiri dengan meng-klik tombol “Selesaikan Pemesanan”.

Satu akun pemesan tiket mudik gratis di Mitra Darat dapat mendaftarkan maksimal sampai 4 peserta mudik dengan kota tujuan yang sama. Kemudian, satu akun hanya bisa melakukan pemesanan sebanyak 1 kali.

BACA JUGA  Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli dan Pengawasan di Perairan Natuna

Bila peserta mudik gratis akan mengikuti mudik-balik (PP), maka pendaftaran arus balik dilakukan secara bersamaan pada saat mendaftar arus mudik, dengan catatan asal kota balik sama dengan kota tujuan mudik yang dipilih (tidak melayani pendaftaran hanya arus balik/urban). Bagi peserta diberikan waktu H+5 (lima) setelah tanggal pendaftaran, untuk melakukan registrasi/validasi ulang di posko yang telah ditentukan.

Apabila lewat H+5 (lima) peserta tidak melakukan validasi ulang, maka data peserta dianggap gugur/hangus sehingga kuota akan otomatis bertambah dan tidak bisa mendaftar ulang (NIK diblok oleh sistem) agar memberikan kesempatan pada peserta lain yang ingin mendaftar/belum mendapatkan kuota mudik/balik.

“Jika calon pemudik tidak melakukan registrasi/validasi ulang sampai batas waktu yang ditentukan maka NIK-nya secara otomatis akan terkena banned dan tidak dapat mengikuti program mudik gratis pada periode selanjutnya selama tiga kali berturut-turut. Tentu ini harus jadi perhatian bagi para calon peserta,” jelasnya.

Khusus, peserta yang mudik-balik dengan sepeda motor, wajib membawa surat – surat kendaraan (STNK dan SIM) dan perlengkapan berkendara serta menyerahkan sepeda motor sesuai dengan tanggal yang ditentukan/H-1 (satu) sebelum tanggal seremonial/keberangkatan bus.

BACA JUGA  Kemendikbud Uji Coba Kurikulum

Berikut 33 kota tujuan mudik gratis Kemenhub:
Jawa Barat
1. Garut
2. Tasikmalaya
3. Cirebon

Jawa Tengah
1. Tegal
2. Pekalongan
3. Semarang
4. Demak
5. Jepara
6. Pati
7. Blora
8. Boyolali
9. Solo
10. Sragen
11. Klaten
12. Wonogiri
13. Purwokerto
14. Cilacap
15. Wonosobo
16. Kebumen
17. Magelang
18. Wonosari
19. Yogyakarta

Jawa Timur
1. Tuban
2. Madiun
3. Surabaya
4. Malang
5. Tulungagung

Sumatera
1. Lampung
2. Bengkulu
3. Padang, Sumatera Barat
4. Palembang, Sumatera Selatan

Kalimantan
1. Banjarmasin, Kalimantan Selatan
2. Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah

Berikut 9 kota asal arus balik:
1. Solo
2. Madiun
3. Wonogiri
4. Surabaya
5. Semarang
6. Yogyakarta
7. Purwokerto
8. Palembang
9. Cirebon

Daftar 5 kota arus mudik-balik pengangkutan sepeda motor:
1. Solo
2. Wonogiri
3. Semarang
4. Yogyakarta
5. Purwokerto

(06/beberapa sumber)