Merespons Aksi Mahasiswa, Neng Ais PPP: Pendekatan Humanis dan Ketegasan Hukum Presiden Prabowo, Jadi Teladan Utama

Merespons Aksi Mahasiswa, Neng Ais PPP: Pendekatan Humanis dan Ketegasan Hukum Presiden Prabowo, Jadi Teladan Utama
Tokoh politik muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Siti Aisah, S.Pd (Neng Ais) (Foto: Istimewa)

“Gerakan mahasiswa merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan. Kritik dan masukan yang disampaikan harus dipandang sebagai bagian dari proses demokrasi.”

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Tokoh muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Siti Aisah atau yang akrab disapa Neng Ais, menilai gelombang aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di sejumlah daerah merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang perlu disikapi secara terbuka dan bijaksana.

Pernyataan tersebut disampaikan Neng Ais menyusul aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen mahasiswa di berbagai kota pada Jumat (12/6/2026).

Aksi tersebut mengangkat sejumlah isu ekonomi dan kebijakan publik, mulai dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, nilai tukar rupiah, hingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.

BACA JUGA  IPC-TPK Bantu PMI DKI-Jakarta Atasi Menipisnya Stok Darah

Menurut Neng Ais, penyampaian aspirasi oleh mahasiswa merupakan hak yang dijamin dalam sistem demokrasi. Karena itu, pemerintah perlu merespons berbagai masukan yang berkembang di masyarakat dengan pendekatan dialogis dan mengedepankan kepentingan publik.

“Gerakan mahasiswa merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan. Kritik dan masukan yang disampaikan harus dipandang sebagai bagian dari proses demokrasi,” kata Neng Ais dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/6/2026).

Ia menilai Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik serta mengedepankan pendekatan humanis dalam menyikapi berbagai persoalan kebangsaan.

Menurut Neng Ais, sejumlah kebijakan strategis pemerintah, termasuk program hilirisasi industri, penguatan ketahanan energi, dan program MBG dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan jangka panjang.

Neng Ais juga menyoroti pentingnya menjaga ruang dialog antara pemerintah dan kelompok masyarakat, termasuk mahasiswa.

BACA JUGA  Arsjad Rasjid Pimpin Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo

Ia menilai komunikasi yang terbuka dapat menjadi sarana untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang berkembang.

Selain itu, ia mengapresiasi komitmen pemerintah dalam penegakan hukum, termasuk upaya pemberantasan korupsi yang menurutnya harus dilakukan secara konsisten dan tanpa pandang bulu.

“Ketegasan dalam penegakan hukum serta keterbukaan terhadap kritik merupakan modal penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah,” ujarnya.

Neng Ais berharap semangat dialog dan keterbukaan dapat terus dijaga oleh seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Menurutnya, aspirasi masyarakat, khususnya dari kalangan generasi muda, perlu menjadi salah satu pertimbangan dalam proses perumusan kebijakan publik.

Ia juga mendorong agar saluran komunikasi antara pemerintah, mahasiswa dan masyarakat sipil terus diperkuat sehingga berbagai perbedaan pandangan dapat diselesaikan melalui dialog yang konstruktif.

BACA JUGA  Rommy Bantah Klaim Aklamasi Mardiono sebagai Ketum PPP

“Dengan komunikasi yang terbuka dan saling menghormati, kita dapat bersama-sama membangun Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan maju,” kata Neng Ais.(red).