TCL C7L Hadir di Indonesia, Bawa Teknologi SQD Mini LED

TCL C7L hadir di Indonesia dengan teknologi SQD Mini LED dan 1.352 Precise Dimming Zones untuk meningkatkan pengendalian cahaya serta kualitas tampilan pada televisi layar besar. (Foto: IST/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – TCL memperkuat lini televisinya di Indonesia dengan menghadirkan C7L yang menggunakan teknologi SQD (Super Quantum Dot) Mini LED.

Kehadiran perangkat ini menjadi bagian dari strategi TCL memperluas pilihan televisi berlayar besar dengan teknologi pencahayaan yang lebih presisi.

C7L hadir ketika persaingan di pasar televisi semakin mengarah pada teknologi layar beresolusi tinggi, ukuran besar, serta kemampuan menghasilkan gambar dengan tingkat kontras dan warna yang lebih akurat.

TCL sendiri telah mengembangkan teknologi Mini LED sejak 2018. Pada C7L, teknologi tersebut dikembangkan melalui pendekatan SQD-Mini LED yang menggabungkan sejumlah komponen untuk mengoptimalkan pengendalian cahaya pada layar.

Beberapa teknologi yang digunakan antara lain Micro OD (Optical Distance), Super Condensed Micro Lens, dan Powerful Light Emitting Chip.

TCL C7L hadir di Indonesia dengan teknologi SQD Mini LED dan 1.352 Precise Dimming Zones untuk meningkatkan pengendalian cahaya serta kualitas tampilan pada televisi layar besar. (Foto: IST/SP).

Ketiganya bekerja pada sistem pencahayaan untuk mengatur distribusi cahaya di berbagai zona layar.

Pengendalian cahaya menjadi salah satu aspek penting dalam teknologi Mini LED. Semakin presisi cahaya dapat dikontrol, semakin besar peluang televisi mempertahankan detail antara area terang dan gelap sekaligus mengurangi efek blooming atau halo di sekitar objek yang memiliki tingkat kecerahan tinggi.

Pada TCL C7L, sistem tersebut didukung 1.352 Precise Dimming Zones. TCL juga membekali televisi ini dengan All Domain Halo Control Technology untuk membantu mengendalikan pendaran cahaya pada layar.

BACA JUGA  Kebutuhan Smartphone Meningkat, Digiplus Hadir di Tangerang

Untuk model berukuran 65 inci ke atas, C7L memiliki tingkat kecerahan puncak hingga HDR 3.000 nits.

Kemampuan tersebut terutama berkaitan dengan reproduksi adegan yang memiliki rentang pencahayaan tinggi, seperti matahari, lampu, ledakan dalam film, atau objek terang lainnya.

Di sisi warna, C7L mendukung hingga 100 persen BT.2020 All Scenes Wide Color Gamut. Standar tersebut berkaitan dengan kemampuan layar dalam mereproduksi rentang warna yang luas.

TCL juga menggunakan panel HVA 2.0 Pro yang dikembangkan TCL CSOT. Panel tersebut ditujukan untuk meningkatkan rasio kontras native, sekaligus mempertahankan detail gambar pada berbagai kondisi pencahayaan.

Permukaan layar C7L turut mendapatkan lapisan low reflection hingga 0,5 persen. Teknologi tersebut dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya dari lingkungan sekitar yang dapat mengganggu tampilan ketika televisi digunakan di ruangan dengan pencahayaan tinggi.

TCL C7L hadir di Indonesia dengan teknologi SQD Mini LED dan 1.352 Precise Dimming Zones untuk meningkatkan pengendalian cahaya serta kualitas tampilan pada televisi layar besar. (Foto: IST/SP).

Selain perangkat keras, TCL mengembangkan platform SQD-Mini LED melalui sejumlah teknologi pemrosesan warna dan pencahayaan.

Tiga di antaranya adalah Precise Dimming, Super QLED, dan Ultra Color Filter.

Precise Dimming berfungsi mengatur intensitas cahaya pada berbagai area layar.

Sistem ini didukung desain backlight yang dioptimalkan, pemusatan cahaya, Super Condensed Micro Lens generasi baru, serta algoritma pengendalian cahaya.

BACA JUGA  Internet Kuantum Kian Nyata, Q-Chip Ubah Infrastruktur Lama Jadi Masa Depan

Sementara itu, Super QLED berfokus pada reproduksi warna melalui peningkatan gamut dan kemurnian warna.

Teknologi tersebut dirancang agar warna yang ditampilkan tetap konsisten pada berbagai jenis konten.

Ultra Color Filter kemudian digunakan untuk meningkatkan presisi warna sekaligus mengurangi impuritas.

Pengembangan ini memungkinkan transisi warna ditampilkan secara lebih halus, terutama pada bagian gambar yang memiliki banyak gradasi.

Untuk sektor audio, TCL menggandeng Bang & Olufsen. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk melengkapi kemampuan visual C7L dengan sistem suara yang mampu menghasilkan detail dan keseimbangan audio yang lebih baik.

Kehadiran C7L juga memperluas portofolio SQD-Mini LED TCL di Indonesia. Produk tersebut berada bersama C8L dan seri flagship X11L yang menyasar segmen serta kebutuhan konsumen berbeda.

TCL menyebut pengembangan teknologi televisinya didukung oleh TCL CSOT, yang menjadi bagian penting dalam ekosistem pengembangan panel layar perusahaan.

Dukungan tersebut mencakup pengembangan teknologi panel, produksi, serta riset dan pengembangan.

Di tingkat global, TCL mengutip data Omdia yang menempatkan perusahaan sebagai nomor satu berdasarkan pangsa pengiriman TV Mini LED pada 2025.

Data yang sama juga disebut menunjukkan posisi TCL sebagai pemimpin pangsa pengiriman TV berukuran 75 inci ke atas pada tahun yang sama.

BACA JUGA  4 Aplikasi Cek Nomor HP Tak Dikenal untuk Cegah Penipuan

CEO TCL Indonesia Evan Tang mengatakan C7L mendapat respons dari konsumen Indonesia sejak tersedia di pasar.

“Sejak tersedia di Indonesia, C7L terus mendapat sambutan baik dari konsumen yang mencari kualitas gambar premium dengan harga lebih terjangkau. Kami akan terus mengedukasi pasar mengenai keunggulan teknologi SQD-Mini LED termasuk Precise Dimming Zones dan kontrol cahaya presisi yang menjadi nilai utama C7L,” ujar Evan Tang, dalam rilis yang diterima Rabu (9/9/2026).

Dengan membawa teknologi SQD-Mini LED, C7L menjadi salah satu produk TCL yang mengandalkan Mini LED sebagai pendekatan untuk meningkatkan kualitas gambar.

Perangkat ini sekaligus memperlihatkan bagaimana produsen televisi mulai mengembangkan teknologi pengendalian cahaya secara lebih detail untuk memenuhi kebutuhan konsumen di segmen TV layar besar. (09/AGF).