Pemkot Kediri Usulkan Revitalisasi Pasar Campurejo

Pemkot Kediri Usulkan Revitalisasi Pasar Campurejo
Pemkot Kediri melalui Disperindag Kota Kediri saat meninjau pasar Campurejo yang akan di revitalisasi. (Foto: Chandra Nurcahyo)

KEDIRI, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri mengusulkan revitalisasi Pasar Campurejo di Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, guna meningkatkan kualitas fasilitas perdagangan rakyat dan kenyamanan pedagang maupun pembeli.

Sebagai tindak lanjut usulan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kediri, M. Ridwan, meninjau langsung kondisi pasar bersama tim dari Kementerian Perdagangan RI, pada Selasa (9/6/2026).

Kunjungan tersebut juga dihadiri Kepala Bagian Perekonomian Bambang Trilasmono, Lurah Campurejo Suntoro, serta perwakilan Kecamatan Mojoroto.

Ridwan menjelaskan, kedatangan tim Kementerian Perdagangan bertujuan melakukan verifikasi lapangan dan pemeriksaan administrasi sebagai bagian dari proses pengajuan bantuan revitalisasi kepada pemerintah pusat.

“Pasar Campurejo kami usulkan untuk mendapatkan bantuan revitalisasi. Tim dari Kementerian Perdagangan datang untuk melihat langsung kondisi pasar dan memastikan kelengkapan data administrasi,” ujarnya.

BACA JUGA  Viral Portal di Mojoroto, Pemkot Kediri: Legal untuk Keamanan Bukan Isolasi 

Menurut Ridwan, kondisi bangunan pasar saat ini sudah banyak mengalami kerusakan akibat faktor usia. Sejumlah fasilitas dinilai perlu segera diperbaiki karena berpotensi mengganggu aktivitas perdagangan.

“Banyak sarana dan prasarana yang sudah lapuk dan rusak. Bahkan ada beberapa bagian yang cukup memprihatinkan sehingga perlu mendapat perhatian,” katanya.

Pasar Campurejo yang berdiri sejak sekitar tahun 1997 tersebut saat ini menampung sekitar 170 pedagang. Dengan luas area lebih dari 4.000 meter persegi, pasar ini dinilai layak menjadi prioritas revitalisasi karena berada di kawasan yang strategis.

Diketahui, pasar tersebut juga berada dekat kawasan pendidikan, pondok pesantren, dan permukiman warga. Sementara pasar tradisional lain berada pada jarak sekitar dua hingga tiga kilometer dari lokasi.

BACA JUGA  Pemkot Kediri Resmikan Revitalisasi Jalan Stasiun, Dimeriahkan Konser Rio Febrian

“Posisinya cukup strategis dan memiliki potensi pembeli yang besar, sehingga keberadaannya sangat penting bagi masyarakat,” jelas Ridwan.

Ia menambahkan, apabila usulan disetujui, pembangunan fisik pasar diharapkan dapat dilaksanakan melalui dukungan anggaran APBN. Namun hingga kini belum ada kepastian terkait besaran anggaran maupun jadwal pelaksanaan dari pemerintah pusat.

Pemkot Kediri berharap revitalisasi dapat direalisasikan pada tahun 2027 sehingga pasar menjadi lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan aktivitas ekonomi dan omzet pedagang. Masyarakat juga akan lebih nyaman berbelanja karena fasilitas pasar menjadi lebih baik,” ujarnya.

Terkait kemungkinan relokasi pedagang selama proses pembangunan, Ridwan mengatakan pemerintah daerah masih menunggu kepastian persetujuan dari pemerintah pusat sebelum menentukan langkah lanjutan.

BACA JUGA  Polda Jatim Gelar Silaturahmi dengan Serikat Pekerja

Ia juga berharap revitalisasi Pasar Campurejo dapat menjadi awal pembenahan pasar-pasar daerah lainnya yang membutuhkan perhatian serupa.

“Semoga usulan ini bisa terealisasi dan menjadi contoh bagi pengembangan pasar-pasar lain di Kota Kediri,” pungkasnya.(CN/09)