JAKARTA, SUDUT PANDANG.ID — Lapangan Kartika Kodam Jaya/Jayakarta dipenuhi warga, pengemudi ojek online, prajurit TNI, dan insan media dalam kegiatan Hit & Eat, Jumat (25/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum Kodam Jaya untuk berbagi sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Sejak pagi, Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., bersama Ketua Persit KCK Daerah Jaya dan pegiat kuliner Bobon Santoso turun langsung menyiapkan sekitar 2.000 porsi daging sapi lada hitam. Hidangan tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat dan ratusan pengemudi ojek online.
Kehadiran Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., turut memberikan warna dalam kegiatan tersebut. Suasana yang biasanya berlangsung formal berubah menjadi lebih cair ketika para pimpinan TNI berbaur dengan warga dan pengemudi ojek online.
Pangdam Jaya mengatakan, kegiatan Hit & Eat dirancang bukan semata sebagai kegiatan berbagi makanan. Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan TNI di tengah masyarakat melalui interaksi yang sederhana dan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.
“Hit & Eat bukan sekadar kegiatan berbagi makanan, tetapi juga wujud kebersamaan dan kepedulian Kodam Jaya. Kami ingin hadir lebih dekat, berbagi kebahagiaan, dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Deddy.
Setelah kegiatan makan bersama, rangkaian acara berlanjut melalui Coffee Morning Pangdam Jaya bersama insan media di Lapangan Tembak Faletehan Kodam Jaya. Pertemuan tersebut mengangkat tema “Satu Narasi, Satu Pengabdian, Mengawal Jakarta, Menjaga Indonesia.”
Dalam forum itu, Pangdam Jaya dan awak media berdialog mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan Jakarta, termasuk pentingnya komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga keamanan serta menciptakan suasana yang kondusif.
Tak berhenti pada kegiatan kuliner dan dialog, Kodam Jaya juga menghadirkan sejumlah layanan sosial. Pengemudi ojek online mendapatkan fasilitas servis ringan, penggantian oli gratis, serta dukungan suku cadang dari YSP. Sementara itu, masyarakat juga dapat mengikuti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan menerima paket sembako.
Suasana semakin meriah ketika Panglima TNI dan Pangdam Jaya tampil bersama Sultan Djorghi dalam pertunjukan musik. Panitia juga menyiapkan sejumlah hadiah bagi peserta, termasuk paket umrah, sepeda motor listrik, dan berbagai hadiah lainnya.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan pendekatan Kodam Jaya yang tidak hanya menempatkan masyarakat sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai bagian dari ruang komunikasi dan kebersamaan. Melalui kegiatan yang dikemas lebih terbuka dan humanis, hubungan antara TNI dan masyarakat diharapkan semakin dekat.
Bagi pengemudi ojek online dan warga yang hadir, Hit & Eat menjadi lebih dari sekadar agenda berbagi makanan. Di tengah aktivitas Jakarta yang padat, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk bertemu, berinteraksi, dan merasakan langsung kehadiran TNI di tengah masyarakat.
(Egi)



