BOJONEGORO, SUDUTPANDANG.ID – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro terus mempercepat pembangunan fasilitas umum di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Salah satu sasaran fisik yang menjadi prioritas adalah pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di kawasan Rest Area Terpadu yang kini telah mencapai progres sekitar 70 persen.
Pembangunan MCK tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sanitasi sekaligus melengkapi fasilitas publik di kawasan perbatasan Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Lamongan.
Lokasi yang berada di jalur strategis penghubung Desa Kesongo dengan Kecamatan Sukorame, Lamongan, diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun pengguna jalan yang singgah di rest area.
Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro menegaskan bahwa pembangunan fasilitas sanitasi menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung aktivitas masyarakat serta meningkatkan kualitas lingkungan di kawasan tersebut.
Dengan tersedianya fasilitas MCK yang layak, masyarakat tidak hanya memperoleh akses sanitasi yang lebih baik, tetapi juga mendukung keberadaan rest area sebagai tempat istirahat yang nyaman bagi para pelintas.
Hingga awal Agustus 2026, pengerjaan bangunan utama MCK telah mencapai sekitar 70 persen. Satgas TMMD bersama warga terus mempercepat pekerjaan agar dapat selesai sesuai target pelaksanaan program.
Di lokasi pembangunan, personel TNI dan masyarakat bekerja secara bergotong royong menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari persiapan material, plesteran dinding, pemasangan atap, hingga penyempurnaan instalasi sanitasi.
Semangat kebersamaan tampak dalam setiap aktivitas. Prajurit TNI bersama warga saling berbagi tugas untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan.
Selain pengerjaan struktur bangunan, tim juga menyelesaikan pemasangan saluran septic tank dan mempersiapkan jaringan pemipaan air bersih agar fasilitas dapat berfungsi optimal setelah selesai dibangun.
Seluruh tahapan pembangunan dilakukan dengan memperhatikan kualitas konstruksi agar bangunan memiliki daya tahan yang baik dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Personel Satgas TMMD terlihat teliti dalam setiap proses pekerjaan, termasuk saat menyiapkan material plester maupun memasang keramik.
Salah satu tahapan yang dilakukan adalah merendam keramik sebelum dipasang sebagai bagian dari teknik pemasangan untuk meningkatkan daya rekat semen sehingga hasil pekerjaan lebih kuat dan tidak mudah rusak.
Proses tersebut menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga mengutamakan mutu bangunan demi memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.
Keberadaan MCK menjadi fasilitas pendukung bagi kawasan Rest Area Terpadu yang juga dilengkapi pembangunan mushola melalui program TMMD ke-129.
Dengan adanya fasilitas sanitasi yang memadai, masyarakat dan pengguna jalan dapat memanfaatkan rest area sebagai tempat beristirahat sekaligus beribadah dengan lebih nyaman.
Pembangunan tersebut diharapkan meningkatkan fungsi rest area sebagai ruang pelayanan publik di kawasan perbatasan Bojonegoro-Lamongan.
Selain mendukung kenyamanan pengguna jalan, fasilitas sanitasi juga akan memberikan manfaat bagi warga sekitar dalam menjalankan berbagai aktivitas sosial dan keagamaan.
Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan apresiasi kepada Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro atas pembangunan fasilitas MCK yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan sarana sanitasi yang layak akan meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung kebersihan lingkungan desa.
“Pembangunan MCK ini merupakan bantuan yang sangat berharga bagi kami. Dengan progres yang sudah mencapai 70 persen, atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro. Kepedulian TNI benar-benar dirasakan masyarakat dan kami siap terus bergotong royong hingga pembangunan selesai,” ujar Kusnadi.
Ia berharap sinergi antara TNI dan masyarakat yang terbangun selama pelaksanaan TMMD dapat terus berlanjut dalam berbagai program pembangunan desa lainnya.
Program TMMD kembali menunjukkan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah.
Selama pelaksanaan pembangunan MCK, semangat gotong royong menjadi modal utama yang membuat pekerjaan berlangsung lebih cepat dan efisien.
Kebersamaan yang terjalin tidak hanya mempercepat penyelesaian proyek, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara personel TNI dan warga Desa Kesongo.
Melalui kerja sama tersebut, masyarakat ikut memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga dan merawat fasilitas umum yang dibangun sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Pembangunan MCK menjadi bagian dari komitmen TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui penyediaan infrastruktur dasar yang memadai.
Fasilitas sanitasi yang layak akan mendukung pola hidup bersih dan sehat sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat maupun pengguna jalan yang singgah di kawasan Rest Area Terpadu.
Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 70 persen, Satgas TMMD optimistis proyek dapat diselesaikan tepat waktu.
Kehadiran MCK bersama berbagai fasilitas lain yang dibangun melalui TMMD diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kualitas lingkungan, serta menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa menuju kehidupan yang lebih sehat, nyaman, dan sejahtera. (ACZ/09)










