JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, memastikan langkah ke babak kedua Indonesia Masters 2026.
Atlet muda yang akrab disapa Ubed itu akan menghadapi ujian berat pada laga selanjutnya dengan menantang unggulan keenam asal Singapura, Loh Kean Yew, di Istora Senayan, Jakarta.
Ubed meraih tiket ke babak kedua setelah menundukkan tunggal putra India, Kiran George, melalui pertarungan dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-14.
Pertandingan tersebut berlangsung pada Rabu (21/1/2026) dan menjadi penampilan perdana Ubed di Istora Senayan pada turnamen level BWF Super 500 tersebut.
Seusai pertandingan, pebulu tangkis berusia 18 tahun itu mengaku bersyukur mampu mengamankan kemenangan tanpa harus menjalani rubber game.
Menurut Ubed, ketenangan menjadi kunci utama saat dirinya sempat berada dalam tekanan di gim pertama.
“Alhamdulillah sudah bisa diberi kemenangan tanpa rubber game. Walaupun di set pertama sempat ketinggalan, saya terus berusaha lebih tenang dan fokus satu poin demi satu poin,” ujar Ubed kepada wartawan.
Pada gim pertama, Ubed memang sempat mengalami kesulitan. Ia tertinggal cukup jauh dengan skor 4-10 dari Kiran George yang tampil agresif sejak awal laga.
Namun, pebulu tangkis kelahiran Sampang, Madura, itu perlahan mampu keluar dari tekanan dan memangkas ketertinggalan hingga hanya terpaut dua poin saat interval.
Selepas jeda, Kiran George kembali mencoba menjauh dan sempat unggul 13-10. Meski demikian, Ubed menunjukkan mental bertanding yang solid dengan mencetak empat poin beruntun untuk berbalik memimpin.
Kejar-kejaran angka pun terjadi hingga kedudukan imbang 15-15. Setelah itu, Ubed tampil lebih dominan dan menutup gim pertama dengan kemenangan 21-17.
Memasuki gim kedua, permainan Ubed semakin berkembang. Ia tampil lebih percaya diri dalam mengatur tempo dan memanfaatkan celah di pertahanan lawan.
Kiran George sempat memberikan perlawanan, namun Ubed mampu menjaga keunggulan hingga akhirnya mengakhiri pertandingan dengan skor 21-14.
Ubed mengakui atmosfer Istora Senayan memberikan tekanan tersendiri, terlebih ini menjadi pengalaman pertamanya tampil di arena tersebut pada turnamen internasional.
Meski demikian, ia bersyukur mampu mengendalikan rasa tegang yang sempat muncul di awal laga.
“Beban pasti ada, apalagi ini pertama kali main di Istora. Tadi sempat tegang, tetapi alhamdulillah bisa mengatasi itu dan tetap tenang,” kata Ubed.
Kemenangan ini membuat Ubed menjadi tunggal putra Indonesia pertama yang memastikan tiket ke babak kedua Indonesia Masters 2026.
Sementara itu, Indonesia masih berpeluang menambah wakil di sektor tunggal putra melalui Alwi Farhan, Muhamad Yusuf, dan Anthony Sinisuka Ginting yang juga dijadwalkan melakoni laga babak pertama.
Pada babak kedua, Ubed akan menghadapi lawan yang tidak asing baginya, Loh Kean Yew. Pertemuan ini menjadi duel kompetitif kedua antara kedua pemain.
Sebelumnya, Ubed pernah berhadapan dengan Loh Kean Yew pada perempat final nomor perorangan SEA Games 2025, di mana Ubed keluar sebagai pemenang dalam dua gim langsung.
Meski memiliki modal positif dari pertemuan sebelumnya, Ubed menegaskan dirinya tidak ingin lengah.
Ia menilai setiap pertandingan memiliki tantangan yang berbeda, terlebih Loh Kean Yew merupakan pemain berpengalaman di level dunia.
“Besok melawan Loh Kean Yew. Pernah ketemu juga, tetapi tidak boleh lengah meskipun sudah pernah menang. Fokus saja karena semua pemain punya peluang yang sama,” ujar Ubed.
Selain Ubed, kabar baik juga datang dari sektor ganda campuran Indonesia. Pasangan Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana turut memastikan langkah ke babak kedua Indonesia Masters 2026.
Dejan/Bernadine melaju setelah menaklukkan wakil Malaysia, Jimmy Wong/Lai Pei Jing, dalam pertandingan babak pertama.
Indonesia Masters 2026 menjadi salah satu ajang penting bagi para atlet bulu tangkis Indonesia untuk menguji kesiapan menghadapi rangkaian turnamen internasional sepanjang musim.
Dukungan publik Istora Senayan diharapkan dapat menjadi tambahan motivasi bagi para pemain Merah Putih untuk melangkah lebih jauh di turnamen ini. (09/AGF).









