Bintang-Sofyan Tantang Qatar di Final Asian Games 2026

Pasangan voli pantai putra Indonesia Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi melaju ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan akan menghadapi wakil Qatar Cherif Samba/Ahmed Janko dalam perebutan medali emas. (Foto: IST/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Pasangan voli pantai putra Indonesia Bintang Akbar dan Sofyan Rachman Efendi akan menghadapi wakil Qatar Cherif Samba/Ahmed Janko pada final Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pertandingan ini menjadi tantangan terbesar bagi Bintang/Sofyan untuk merebut medali emas.

Bintang/Sofyan memastikan tiket ke partai puncak setelah mengalahkan pasangan Jepang Kota Kurosawa/Taito Mizumachi pada semifinal di Nagoya, Kamis (1/10/2026).

Pasangan Indonesia tampil solid dan menyelesaikan pertandingan dalam dua set langsung dengan skor 21-19 dan 21-18.

Kemenangan tersebut melanjutkan performa positif Bintang/Sofyan sepanjang fase gugur Asian Games 2026. Mereka menunjukkan konsistensi permainan sekaligus kemampuan menjaga fokus dalam pertandingan dengan tekanan tinggi.

Pada babak sebelumnya, Bintang/Sofyan menyingkirkan pasangan China Song Jinyang/Wang Yanwei di perempat final dengan skor 21-19 dan 21-18.

Sebelumnya, pasangan unggulan ketiga Indonesia tersebut juga mengalahkan wakil Oman Hood Al Jalaboubi/Mazin Al Hashimi pada babak 16 besar. Bintang/Sofyan menang dengan skor 22-20 dan 21-18.

Kini, satu pertandingan memisahkan mereka dari medali emas. Namun, lawan yang menunggu di partai puncak memiliki pengalaman internasional yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

BACA JUGA  Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan untuk Asian Games 2026

Cherif Samba/Ahmed Janko memastikan tempat di final setelah mengalahkan pasangan Thailand Parovid Taovato/Pithak Tipjan. Wakil Qatar tersebut menang melalui pertandingan dua set dengan skor 23-21 dan 21-12.

Pelatih voli pantai putra Indonesia Andi Ardiansyah menyadari final akan menjadi ujian berat bagi anak asuhnya. Ia mengakui Cherif/Ahmed memiliki pengalaman bertanding di level tertinggi dunia.

Cherif Samba dan Ahmed Janko sebelumnya dikenal sebagai pasangan yang memiliki pengalaman tampil di ajang besar. Salah satu pencapaian mereka adalah medali perunggu pada Olimpiade Tokyo 2020.

“Memang berat, mereka raih perunggu Olimpiade 2020. Tidak gentar, gas terus,” kata Andi.

Meski mengetahui kualitas lawan, Andi memastikan Bintang/Sofyan tidak akan kehilangan kepercayaan diri. Menurutnya, kemenangan pada semifinal menunjukkan pasangan Indonesia mampu mengatasi tekanan dan beradaptasi dengan permainan lawan.

Saat menghadapi Jepang, Bintang/Sofyan sempat mengalami kesulitan pada set pertama. Namun, mereka kemudian mampu membaca pola permainan lawan dengan lebih baik sehingga bisa mengontrol pertandingan pada set kedua.

BACA JUGA  Menang atas Mongolia, Srikandi Bulutangkis Nikmati Masakan Indonesia

“Set pertama agak kesulitan lawan Jepang. Set kedua dapat membaca permainan Jepang. Namun, blok-blok anak-anak berjalan dengan baik. Kunci kemenangan memang ada di blok,” ujar Andi.

Kemampuan melakukan blok menjadi salah satu senjata penting Indonesia pada semifinal. Pertahanan di depan net membuat serangan Jepang tidak berkembang dan memberikan kesempatan bagi Bintang/Sofyan untuk mengumpulkan poin.

Kemenangan tersebut juga memperlihatkan konsistensi Bintang/Sofyan sejak memasuki fase gugur. Mereka belum kehilangan set dalam tiga pertandingan terakhir setelah melewati Oman, China, dan Jepang.

Catatan tersebut menjadi modal penting menjelang final. Namun, pertandingan melawan Qatar diprediksi menghadirkan tantangan berbeda karena Cherif/Ahmed memiliki pengalaman panjang dalam kompetisi internasional.

Bintang/Sofyan harus mampu mempertahankan konsentrasi, mengurangi kesalahan sendiri, dan memanfaatkan setiap peluang untuk mengimbangi pasangan Qatar.

Final Asian Games 2026 juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperjuangkan medali emas dari cabang olahraga voli pantai putra. Bintang/Sofyan kini menjadi wakil Merah Putih yang berada di posisi terakhir untuk menyelesaikan perjalanan menuju podium tertinggi.

Bagi kedua atlet, keberhasilan menembus final merupakan pencapaian penting. Namun, mereka masih memiliki satu pertandingan terakhir untuk menentukan hasil akhir perjuangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

BACA JUGA  Indonesia Lolos Final Bulutangkis Beregu Putra Asian Games 2026

Dengan kemenangan atas Jepang di semifinal, Bintang/Sofyan telah menunjukkan kemampuan bersaing hingga tahap akhir. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan performa tersebut ketika berhadapan dengan pasangan Qatar.

Andi Ardiansyah pun meminta anak asuhnya tetap berani menghadapi lawan. Pengalaman Cherif/Ahmed di level Olimpiade menjadi tantangan, tetapi bukan alasan bagi Indonesia untuk mengendurkan permainan.

Bintang/Sofyan kini hanya membutuhkan satu kemenangan untuk mengubah tiket final menjadi medali emas.

Jika mampu melewati Cherif/Ahmed, pasangan Indonesia tersebut akan menutup perjalanan Asian Games 2026 dengan prestasi tertinggi sekaligus membawa emas bagi kontingen Merah Putih dari voli pantai putra. (09/AGF).