SUDUTPANDANG.ID – Warga Palestina mengawali bulan suci Ramadan dengan melaksanakan salat Tarawih pertama di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada Selasa (17/2/2026) malam waktu setempat. Ribuan jemaah memadati kompleks masjid untuk menyambut hari pertama puasa yang jatuh pada Rabu (18/2/2026).
Kehadiran jemaah terlihat sejak sore hari. Arus kedatangan terus meningkat menjelang waktu Tarawih, dengan jamaah laki-laki dan perempuan mengisi area masjid dan pelataran sekitarnya. Ibadah berlangsung di tengah pengamanan ketat aparat setempat.
Ramadan tahun ini menjadi yang pertama bagi warga Palestina sejak tercapainya kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat pada Oktober 2025.
Kendati demikian, situasi keamanan masih menjadi perhatian, terutama di sekitar kawasan Yerusalem Timur.
Di Jalur Gaza, suasana menyambut Ramadan juga tampak sejak Selasa. Warga berbondong-bondong mendatangi pasar lokal untuk membeli kebutuhan berbuka puasa.

Aktivitas tersebut berlangsung di tengah kondisi ekonomi yang terdampak konflik berkepanjangan, dengan sejumlah area permukiman masih menunjukkan kerusakan.
Kepolisian Israel mengumumkan pengerahan pasukan tambahan di sekitar kompleks Al-Aqsa selama Ramadan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan jemaah, terutama pada pelaksanaan salat Jumat. Pihak kepolisian juga menyebutkan rencana penerbitan izin masuk terbatas bagi warga Palestina dari Tepi Barat menuju Yerusalem.
Kompleks Al-Aqsa secara tradisional menjadi pusat ibadah bagi ratusan ribu warga Palestina selama bulan puasa.
Aparat keamanan menyatakan kesiapsiagaan akan dilakukan sepanjang hari untuk menjaga kelancaran ibadah dan mengatur kepadatan jemaah selama Ramadan.(01)








