Waspada Karhutla, Koramil Tosari Gandeng Polsek dan TNBTS Gelar Patroli Terpadu

Koramil 0819/26 Tosari bersama Polsek Tosari dan pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) apel kesiapsiagaan dan patroli terpadu (Foto Istimewa)

PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID –
Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan oleh aparat gabungan. Koramil 0819/26 Tosari bersama Polsek Tosari dan pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menggelar apel kesiapsiagaan yang dilanjutkan patroli terpadu di kawasan lereng Gunung Penanjakan, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas lintas sektor dalam mengantisipasi potensi Karhutla, terutama saat musim kemarau yang rawan memicu kebakaran di kawasan hutan. Apel kesiapsiagaan menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung sebelum terjun langsung ke lapangan.

Usai apel, personel gabungan langsung bergerak melaksanakan patroli menyusuri kawasan hutan dan lahan di lereng Gunung Penanjakan. Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pemantauan kondisi wilayah sekaligus deteksi dini terhadap kemungkinan munculnya titik api maupun aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

BACA JUGA  Erick Thohir Apresiasi Fasilitas Stadion Internasional Banten

Selain itu, patroli juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat dan pengunjung agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan.

Danramil 0819/26 Tosari Kapten Inf Nurkholiq menegaskan bahwa sinergitas antarinstansi menjadi kunci utama dalam pencegahan Karhutla di wilayah rawan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergitas antara TNI, Polri dan TNBTS dalam menjaga kelestarian kawasan hutan. Melalui apel kesiapsiagaan dan patroli bersama, kami ingin memastikan potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar lahan atau membuang puntung rokok sembarangan. Kesadaran bersama sangat penting demi menjaga kelestarian alam yang menjadi aset kita semua,” tambahnya.

BACA JUGA  Pengamat Asing Sebut Pilpres Amerika Mirip di Indonesia

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan wilayah lereng Gunung Penanjakan tetap aman dari ancaman Karhutla serta kelestarian alam di kawasan TNBTS dapat terus terjaga.(ACZ)