Koramil Kraksaan Zoom Meeting Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan

Koramil Kraksaan Zoom Meeting Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan
Kegiatan zoom meeting panen raya dan pengumuman swasembada pangan bersama Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Istimewa)

PROBOLINGGO-JATIM|SUDUTPANDANG.ID – Bintara Tinggi Urusan Dalam (Batituud) Koramil 0820-12/Kraksaan, Serma Gangsar Setyo Nugroho, bersama sejumlah pihak terkait mengikuti zoom meeting panen raya dan pengumuman swasembada pangan bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Sidopekso, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (8/1/2026).

Dalam zoom meeting tersebut, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada pangan. Keberhasilan ini menandai kembalinya Indonesia sebagai bangsa yang mandiri dalam pemenuhan pangan serta menunjukkan kekuatan nasional.

“Pada akhir tahun 2025, Indonesia memiliki lebih dari tiga juta ton cadangan beras di gudang pemerintah. Cadangan tersebut menjadi gambaran keberhasilan swasembada pangan sekaligus bukti kekuatan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Presiden Prabowo Subianto.

BACA JUGA  Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Sementara itu, Serma Gangsar Setyo Nugroho menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program strategis nasional di bidang pertanian dan pangan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan petani, penguatan kelembagaan pertanian, peningkatan produktivitas, serta pengembangan pertanian berkelanjutan.

“Momentum panen raya dan pengumuman swasembada pangan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi seluruh pelaku sektor pertanian untuk terus berinovasi, meningkatkan kinerja, serta berkontribusi aktif dalam menjaga ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujarnya.

Sebagai informasi, swasembada pangan merupakan agenda prioritas nasional yang secara konsisten ditekankan Presiden Prabowo Subianto sebagai fondasi ketahanan nasional, kedaulatan negara, dan kesejahteraan rakyat.(ACZ/08)