PERBASI dan IBL Gelar Lelang Amal untuk Aceh Tamiang

Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah menyambut baik inisiatif kemanusiaan oleh Perbasi, IBL Badan Tim Nasional untuk gelar lelang amal guna membantu renovasi lapangan basket di Aceh Tamiang, Aceh. (foto: IBL).
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah menyambut baik inisiatif kemanusiaan oleh Perbasi, IBL Badan Tim Nasional untuk gelar lelang amal guna membantu renovasi lapangan basket di Aceh Tamiang, Aceh. (foto: IBL).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.IDPersatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) bersama Indonesian Basketball League (IBL) dan Badan Tim Nasional menggelar lelang amal untuk membantu renovasi lapangan basket di Aceh Tamiang, Aceh, yang terdampak bencana alam. Kegiatan ini menjadi bagian dari program PERBASI Peduli sebagai wujud solidaritas komunitas bola basket nasional terhadap daerah yang membutuhkan bantuan.

Lelang amal dijadwalkan mulai 5 Maret 2026 dengan melibatkan berbagai elemen dalam ekosistem basket Indonesia, termasuk klub, pemain, ofisial, dan penggemar. Seluruh dana yang terkumpul akan difokuskan untuk memperbaiki fasilitas lapangan basket di Aceh Tamiang agar dapat kembali digunakan masyarakat dan atlet muda setempat.

Ketua Satuan Tugas PERBASI Peduli, Jeremy Imanuel Santoso, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kepedulian terhadap kondisi fasilitas olahraga di Aceh yang terdampak musibah. Menurutnya, lapangan basket memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas olahraga dan pembinaan generasi muda.

Lelang ini dilaksanakan untuk membantu PERBASI Aceh yang mengalami musibah bencana alam. Kami berharap melalui kegiatan ini, keluarga besar basket Indonesia dapat bersama-sama membantu renovasi lapangan di Aceh Tamiang agar kembali bisa digunakan untuk kegiatan olahraga dan pembinaan pemain muda,” ujar Jeremy di Jakarta, Rabu (4/3).

BACA JUGA  Pemain Basket Terbaik Tulungagung Pindah ke Tangerang Hawks

Ia menegaskan, keberadaan lapangan basket bukan hanya sebagai sarana olahraga, tetapi juga ruang sosial yang memperkuat kebersamaan masyarakat. Kerusakan fasilitas akibat bencana membuat aktivitas olahraga di wilayah tersebut terhenti, sehingga diperlukan dukungan bersama untuk mempercepat pemulihan.

Dalam lelang amal tersebut, sejumlah memorabilia basket akan ditawarkan kepada publik. Item yang dilelang antara lain jersey resmi dari tim-tim IBL, bola basket edisi khusus, serta sepatu yang pernah digunakan pemain IBL dalam pertandingan resmi. Barang-barang tersebut dinilai memiliki nilai koleksi tinggi sekaligus menjadi simbol kontribusi nyata bagi kemanusiaan.

Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan sosial ini. Ia menilai basket tidak hanya tentang kompetisi di lapangan, tetapi juga tentang solidaritas dan kepedulian sosial.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini, karena basket bukan hanya tentang game, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa bersatu untuk kemanusiaan. Semoga lelang amal ini dapat memberikan dampak nyata bagi saudara-saudara kita di Aceh,” kata Junas.

Junas menambahkan, keterlibatan IBL dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial liga untuk turut membangun ekosistem basket nasional secara menyeluruh, termasuk membantu daerah yang terdampak bencana.

BACA JUGA  Tak Lagi Bersama RANS PIK, Langkah Bima Riski Masih Jadi Misteri

Badan Tim Nasional juga ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan mendorong partisipasi atlet nasional untuk menyumbangkan memorabilia pribadi mereka. Kehadiran item dari pemain tim nasional diharapkan dapat meningkatkan antusiasme publik dalam mengikuti lelang.

Secara teknis, lelang akan dibuka untuk masyarakat umum melalui mekanisme yang telah disiapkan panitia. Prosesnya dilakukan secara transparan dengan pengumuman nilai penawaran tertinggi secara berkala. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung untuk proses renovasi fasilitas di Aceh Tamiang.

Renovasi yang direncanakan mencakup perbaikan permukaan lapangan, ring basket, papan pantul, serta pengecatan ulang area bermain. Selain itu, pembenahan fasilitas pendukung seperti penerangan dan garis lapangan juga menjadi prioritas agar memenuhi standar kelayakan latihan dan pertandingan.

PERBASI berharap renovasi ini dapat menghidupkan kembali aktivitas basket di Aceh Tamiang. Daerah tersebut dinilai memiliki potensi atlet muda yang perlu difasilitasi dengan sarana latihan memadai.

Program PERBASI Peduli sendiri merupakan inisiatif berkelanjutan yang difokuskan pada aksi sosial dan kemanusiaan. Melalui program ini, organisasi berupaya memperluas peran olahraga sebagai medium solidaritas nasional.

BACA JUGA  Marakinyo Williams Gantikan Maxie Esho di Elang Pacific

Kegiatan lelang amal ini juga diharapkan menjadi contoh kolaborasi positif antara federasi, liga profesional, dan badan tim nasional dalam merespons situasi darurat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menunjukkan bahwa olahraga memiliki kontribusi nyata di luar arena pertandingan.

Dengan dimulainya lelang pada 5 Maret 2026, PERBASI, IBL, dan Badan Tim Nasional mengajak seluruh komunitas basket serta masyarakat luas untuk berpartisipasi. Dukungan dalam bentuk penawaran terhadap memorabilia yang dilelang akan menjadi bagian dari upaya bersama membangun kembali fasilitas olahraga di Aceh Tamiang.

Melalui langkah ini, ekosistem bola basket Indonesia tidak hanya memperkuat kompetisi dan pembinaan prestasi, tetapi juga menegaskan nilai kepedulian sosial sebagai fondasi utama olahraga nasional. (AGF/09).