Sinergi Kemanusiaan dan Bela Diri: Kemensos RI dan PB INKANAS Teken MoU Strategis

PB Inkanas
Sinergi Kemanusiaan dan Bela Diri: Kemensos RI dan PB INKANAS Teken MoU Strategis (Foto: SP)

DEPOK, SUDUTPANDANG.ID – Sebuah langkah strategis untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan olahraga bela diri resmi digulirkan. Pada Selasa (14/4/2026), Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama Pengurus Besar Ikatan Karate-Do Indonesia Seluruh Indonesia (PB INKANAS) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Acara bergengsi ini berlangsung di Gedung Gineung Pratidina, Mako Korbrimob Polri, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Penandatanganan ini dipimpin langsung oleh dua tokoh kunci nasional, yakni Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dan Ketua Umum PB INKANAS yang juga menjabat sebagai Dankorbrimob Polri, Komjen Pol Ramdani Hidayat. Kehadiran kedua pejabat tinggi negara ini menandakan seriusnya pemerintah dalam mengintegrasikan program perlindungan sosial dengan pembinaan karakter melalui karate.

Kerja sama ini diharapkan menjadi jembatan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dan generasi muda untuk mendapatkan akses pelatihan bela diri yang mendidik dan memberdayakan.

BACA JUGA  Mengenal Sosok Pak Hanif, Pemilik 'Warung Kopi Kejujuran' di PN Jakarta Timur

Dalam sambutannya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci percepatan penanganan masalah sosial di Indonesia. Ia menilai karate bukan sekadar olahraga prestasi, melainkan sarana efektif untuk menanamkan disiplin, kepercayaan diri, dan mental tangguh bagi masyarakat rentan.

“Melalui MoU ini, kita buka lebar peluang bagi balai-balai sosial dan komunitas binaan Kemensos untuk memanfaatkan fasilitas dan kurikulum PB INKANAS. Ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam membangun manusia Indonesia yang utuh, baik fisik maupun mental,” ujar Gus Ipul, sapaan akrab Menteri Sosial.

Di sisi lain, Komjen Pol Ramdani Hidayat, yang hadir dalam kapasitas gandanya sebagai Dankorbrimob dan Ketua Umum PB INKANAS, menyambut baik inisiatif ini. Sebagai organisasi yang berada di bawah naungan Polri, INKANAS memiliki komitmen kuat untuk berkontribusi dalam stabilitas dan keamanan masyarakat melalui pencegahan kenakalan remaja. “Karate mengajarkan penghormatan dan pengendalian diri.

BACA JUGA  Pasangan AMIN Amanahkan Kapten Timnas Pemilu Pada Syaugi Alaydrus

Dengan bersinergi bersama Kemensos, kami ingin memastikan nilai-nilai luhur ini menjangkau lapisan masyarakat paling bawah, membantu mereka bangkit, dan menjadi aset bangsa yang produktif,” tegas Ramdani.

Acara yang dihadiri pula oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI serta As SDM Kapolri Irjen Pol Dr. Anwar (selaku Sekjen PB INKANAS) ini juga membahas teknis implementasi program. Rencana tindak lanjut mencakup penyelenggaraan pelatihan instruktur karate bagi pekerja sosial, pembentukan sanggar karate di lingkungan panti sosial, hingga ajang kompetisi inklusif yang melibatkan penyandang disabilitas.

Para pihak sepakat bahwa sinergi sumber daya manusia dan infrastruktur antara kedua instansi akan dimaksimalkan untuk mencapai target pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Penandatanganan MoU dan PKS ini menjadi tonggak sejarah baru bagi kedua institusi di tahun 2026. Dengan lokasi pelaksanaan di jantung satuan elit Brimob, pesan yang tersampaikan semakin kuat: bahwa pertahanan negara dan ketahanan sosial harus berjalan beriringan. Diharapkan, buah dari kerja sama ini akan segera terasa dampaknya bagi masyarakat luas, menciptakan generasi muda yang tidak hanya tangkas dalam bela diri, tetapi juga peka terhadap sesama dan siap menghadapi tantangan zaman. (EGI/04)