JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Pembinaan sepak bola usia dini kembali mendapat perhatian serius di Kota Depok. Semangat itu terlihat dalam kegiatan coaching clinic yang digelar SSB Mampang FC di Lapangan Mini Soccer Silika, Sawangan, Depok, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan mantan pemain Timnas Indonesia, Alexander Pulalo, bersama eks pemain futsal profesional Iskandar.
Keduanya memberikan pelatihan sekaligus motivasi kepada puluhan siswa binaan SSB Mampang FC yang tengah meniti mimpi menjadi pesepak bola profesional.
Sebanyak 30 peserta didik mengikuti coaching clinic tersebut. Mereka terdiri dari 23 siswa putra dan delapan siswa putri dengan rentang usia 8 hingga 10 tahun. Sejak awal latihan, suasana terlihat penuh semangat dan antusiasme.

Anak-anak tampak bersemangat ketika mendapat kesempatan berlatih langsung bersama pemain yang pernah berkiprah di level profesional nasional.
Materi latihan yang diberikan meliputi teknik dasar sepak bola, penguasaan bola, kerja sama tim, hingga motivasi membangun mental sebagai atlet muda.
Head Coach SSB Mampang FC, Abdurahman Lesmana, mengatakan kegiatan coaching clinic perdana ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta didik. Kehadiran Alexander Pulalo dan Iskandar dinilai mampu memberikan inspirasi sekaligus motivasi baru bagi para siswa.
Menurut Abdurahman, banyak siswa merasa senang dan bangga bisa bertemu langsung dengan sosok yang pernah memperkuat klub-klub besar Indonesia.
“Antusias siswa sangat tinggi dengan adanya coaching clinic ini. Mereka senang karena bisa bertemu langsung dengan Alexander Pulalo yang pernah bermain di sejumlah klub besar seperti Arema Malang, Persija Jakarta, dan Mitra Kukar,” ujar Abdurahman.

Ia menilai pengalaman bertemu langsung dengan mantan pemain profesional dapat meningkatkan semangat latihan anak-anak. Selain belajar teknik bermain sepak bola, para siswa juga mendapatkan gambaran nyata mengenai perjuangan untuk menjadi atlet profesional.
Tidak hanya itu, kehadiran Iskandar yang pernah memperkuat PLN Elektrik di Liga Pro Futsal Nasional juga memberikan warna tersendiri dalam sesi latihan. Para peserta mendapat tambahan wawasan mengenai pentingnya disiplin, kerja keras, dan konsistensi dalam berlatih.
Abdurahman menambahkan, coaching clinic tersebut direncanakan menjadi agenda rutin bulanan. SSB Mampang FC ingin terus menghadirkan mantan pemain tim nasional maupun atlet profesional lainnya untuk berbagi pengalaman kepada para siswa.
“Kegiatan seperti ini akan rutin digelar setiap bulan agar anak-anak semakin termotivasi dan lebih semangat mengejar cita-cita menjadi pemain sepak bola profesional,” katanya.
SSB Mampang FC sendiri merupakan sekolah sepak bola yang berbasis di wilayah Sawangan, Depok. Dalam proses pembinaannya, sekolah sepak bola ini masih menggunakan nama SD Mampang 3 Sawangan Depok sebagai pusat kegiatan latihan.
Meski masih tergolong berkembang, SSB Mampang FC menunjukkan komitmen serius dalam membina talenta muda sepak bola. Sejak 2024, sekolah sepak bola tersebut aktif mengikuti berbagai turnamen dan kompetisi usia dini di wilayah Depok dan sekitarnya.
Beberapa ajang yang pernah diikuti antara lain MilkLife Soccer, IJSL, AFK Futsal Kota Depok, hingga berbagai liga dan turnamen terbuka lainnya. Keikutsertaan dalam berbagai kompetisi itu menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman bertanding para siswa.
Selain fokus pada kemampuan teknis, SSB Mampang FC juga menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan kerja sama tim kepada seluruh peserta didik. Pembinaan karakter dinilai menjadi fondasi penting bagi perkembangan atlet usia dini.
Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap sepak bola usia muda, keberadaan sekolah sepak bola seperti SSB Mampang FC dinilai memiliki peran strategis dalam mencetak bibit atlet potensial. Dukungan dari mantan pemain profesional pun dianggap mampu meningkatkan kualitas pembinaan.
Kegiatan coaching clinic tersebut juga mendapat sambutan positif dari para orang tua siswa. Mereka berharap kegiatan serupa terus dilakukan agar anak-anak memperoleh pengalaman serta motivasi tambahan dalam mengembangkan bakat di bidang olahraga.
Dengan adanya program pembinaan yang berkelanjutan, SSB Mampang FC berharap dapat melahirkan pemain muda berbakat yang nantinya mampu bersaing di level profesional maupun memperkuat tim nasional Indonesia di masa depan.
Semangat yang ditunjukkan para siswa dalam coaching clinic itu menjadi gambaran bahwa mimpi menjadi pesepak bola profesional tetap terbuka bagi siapa saja, selama dibarengi latihan, disiplin, dan kerja keras sejak usia dini. (09/AGF).










