PROBOLINGGO-JATIM|SUDUTPANDANG.ID – Koramil 0820-02/Wonoasih mengawal dan mengamankan pelaksanaan Festival Kerapan Sapeh Brujul yang digelar di Lapangan Kerapan Sapi Brujul, Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Senin (25/5/2026).
Komandan Koramil (Danramil) 0820-02/Wonoasih Kapten Inf M. Yahudin turun langsung memantau jalannya kegiatan budaya tersebut yang menjadi bagian dari agenda pelestarian tradisi lokal di Kota Probolinggo.
Menurut Yahudin, Festival Sapeh Brujul diselenggarakan oleh salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Probolinggo sebagai upaya menjaga dan melestarikan budaya kerapan sapi yang telah lama berkembang di wilayah tersebut.
“Festival Sapeh Brujul rutin masuk dalam agenda kalender pariwisata daerah,” kata Yahudin.
Ia menjelaskan, festival tersebut tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga bagian dari promosi sektor pariwisata Kota Probolinggo.
Pemerintah daerah berharap kegiatan tahunan itu mampu menarik kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
“Kerapan Sapeh Brujul bukan sekadar hiburan, tetapi warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. Kami bangga melihat antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Yahudin menilai promosi festival budaya perlu terus diperluas agar tradisi lokal semakin dikenal luas dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Dengan semakin dikenalnya budaya ini, diharapkan dapat menggerakkan perekonomian warga sekaligus memperkenalkan budaya daerah hingga tingkat internasional,” katanya.
Ia menambahkan, Festival Sapeh Brujul juga menjadi sarana menjaga keberlangsungan budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Madura dan wilayah Tapal Kuda Jawa Timur.
Melalui kegiatan budaya tersebut, pemerintah daerah bersama masyarakat berharap tradisi kerapan sapi tetap dikenal generasi muda serta mampu mendukung pengembangan pariwisata budaya di Kota Probolinggo dan sekitarnya.(ACZ)










