Kawal Kelayakan Ibadah Qurban 1447 H, Pemkab Asahan Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Secara Menyeluruh

Pemkab Asahan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan mengintensifkan pemeriksaan kesehatan hewan qurban menjelang Idul Adha 1447 H. (Foto: ist/sp).

ASAHAN-SUMUT-SUDUTPANDANG.ID,– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menunjukkan komitmen nyata dalam menjamin ketenteraman ibadah umat Muslim menjelang Idul Adha 1447 H. Melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Pemkab Asahan menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan hewan qurban secara massal pada Selasa (26/05/2026),

yang berpusat di Alun-Alun Rambate Rata Raya Kisaran. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan seluruh hewan qurban, baik milik pemerintah maupun milik masyarakat luas, benar-benar berada dalam kondisi prima, bebas dari penyakit menular, serta memenuhi kriteria syariat Islam maupun teknis kesehatan veteriner sebelum disembelih.
​Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan, Drh.

Yusnani, menegaskan bahwa Pemkab Asahan tidak ingin kecolongan terkait kualitas komoditas pangan asal hewan yang akan dikonsumsi warganya. Di lokasi pusat pemeriksaan Alun-Alun Rambate Rata Raya, tim ahli menyisir langsung kurban milik Pemkab Asahan yang berjumlah 84 ekor sapi dan 17 ekor kambing atau domba. Tidak hanya berfokus di pusat kota, jangkauan pelayanan Pemkab Asahan juga diperluas secara merata ke 25 kecamatan dengan mengerahkan para petugas yang bersiaga di wilayah kerja masing-masing guna memeriksa hewan qurban milik masyarakat setempat.

BACA JUGA  Sekda Kabupaten Asahan Pimpin Upacara Apel Gabungan P

​Demi menjaga ketelitian penapisan, Pemkab Asahan menerjunkan tim khusus yang terdiri dari 5 orang dokter hewan dan 26 orang paramedik veteriner berkualifikasi tinggi. Pengawasan klinis yang dilakukan mencakup pemeriksaan mendalam secara luar dan dalam, mulai dari pengecekan umur, kondisi fisik seperti mata, kulit, cara berjalan, tingkat kecukupan gizi tubuh (BCS), hingga indikator internal seperti sistem pencernaan, pernapasan, sirkulasi darah, serta pengukuran suhu rektal.

Intervensi medis yang ketat ini merupakan ikhtiar penuh pemerintah agar daging qurban yang didistribusikan nantinya masuk dalam kategori aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
​Pada momentum perayaan tahun ini, Pemkab Asahan juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian Pemerintah Pusat yang menyalurkan satu ekor sapi bantuan kemasyarakatan Presiden RI berjenis Simental seberat kurang lebih 846,5 kg di Masjid Besar Al-Huda, Kecamatan Air Batu. Guna memastikan kondisi sapi tersebut tetap prima hingga hari penyembelihan, tim dokter Pemkab Asahan pun tetap melakukan pemeriksaan ulang secara teliti di lokasi.

BACA JUGA  Pemkab Asahan Gelar Tabligh Akbar Hari Jadi ke-78

Rangkaian kegiatan pengawasan yang berlangsung produktif hingga pukul 18.00 WIB ini diharapkan mampu menyukseskan pelaksanaan ibadah qurban di seluruh wilayah Kabupaten Asahan secara aman, lancar, dan membawa keberkahan yang seluas-luasnya bagi masyarakat.(ma)