Patroli Gabungan Asahan Sasar Narkoba dan Geng Motor

Satpol PP Sumut bersama TNI, Polri, BNN, Kejaksaan, dan Satpol PP Kabupaten Asahan menggelar patroli gabungan skala besar di sejumlah lokasi rawan di Kisaran. (Foto: ist/sp)

ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Utara bersama TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kejaksaan, Satpol PP Kabupaten Asahan, dan sejumlah instansi terkait menggelar patroli gabungan berskala besar di Kabupaten Asahan.

Operasi tersebut dilakukan untuk menekan peredaran narkotika sekaligus mengantisipasi meningkatnya aksi kenakalan remaja, termasuk geng motor yang dinilai meresahkan masyarakat.

Kegiatan diawali dengan Apel Pengecekan Personel yang berlangsung di Lapangan Apel Kantor Bupati Asahan, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kisaran Barat, Sabtu (6/6/2026) malam.

Apel dimulai pukul 20.30 WIB dan menjadi tanda dimulainya operasi lintas instansi yang menyasar sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Patroli gabungan tersebut dipimpin langsung Kepala Satpol PP Provinsi Sumatera Utara, Dr. Moettaqin Hasrimi, S.STP., M.Si., didampingi Kepala Satpol PP Kabupaten Asahan Budi Limbong, S.Sos.

Operasi melibatkan berbagai unsur penegak hukum dan aparat pemerintah guna memastikan pelaksanaan pengawasan serta penindakan berjalan efektif.

Satpol PP Sumut bersama TNI, Polri, BNN, Kejaksaan, dan Satpol PP Kabupaten Asahan menggelar patroli gabungan skala besar di sejumlah lokasi rawan di Kisaran. (Foto: ist/sp)

Dalam arahannya saat apel, Moettaqin Hasrimi menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum secara berkelanjutan.

Menurutnya, pelaksanaan operasi mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/216/KPTS/2026 tentang Program Hasil Terbaik Cepat dan Proyek Strategis Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.

BACA JUGA  Reskrim Polsek Kediri Tangkap Pembobol Toko 

“Patroli gabungan ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat pengawasan terhadap peredaran narkoba dan berbagai bentuk gangguan ketertiban masyarakat yang berpotensi mengancam keamanan lingkungan,” ujarnya.

Dalam program tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menempatkan pemberantasan narkoba sebagai salah satu prioritas utama.

Upaya tersebut dilakukan dengan meningkatkan pengawasan di wilayah-wilayah yang dianggap rawan menjadi jalur masuk maupun lokasi peredaran gelap narkotika.

Selain itu, operasi juga difokuskan untuk mengantisipasi maraknya kenakalan remaja yang belakangan menjadi perhatian publik, termasuk aktivitas geng motor yang sering menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga kualitas generasi muda sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Pemerintah menilai ancaman narkoba dan kenakalan remaja harus ditangani secara serius melalui sinergi berbagai lembaga dan unsur penegak hukum.

Usai pelaksanaan apel, personel gabungan langsung bergerak menuju sejumlah lokasi yang telah dipetakan sebagai titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Kisaran dan sekitarnya. Operasi berlangsung hingga Minggu (7/6/2026) dini hari.

Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pemeriksaan di sejumlah tempat hiburan malam dan pusat keramaian yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat pada malam hari.

BACA JUGA  Polsek Pademangan Bubarkan Tawuran di Ancol

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan antara lain Karaoke Karunia atau yang dikenal dengan sebutan Ucok Mangkok, lapak tuak milik Agus, Star 7, Karaoke Virgo, serta Vegas Bistro & Karaoke.

Di setiap lokasi, petugas melakukan pemeriksaan administratif, pengecekan identitas, hingga pengawasan terhadap aktivitas pengunjung dan pekerja.

Selain itu, tim gabungan juga melaksanakan operasi yustisi guna memastikan seluruh aktivitas berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, petugas turut melakukan tes urine secara acak terhadap sejumlah pengunjung dan pekerja yang dianggap perlu menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Tes urine dilakukan dengan metode sampling untuk mendeteksi kemungkinan penggunaan zat adiktif maupun narkotika.

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba dari sampel yang diuji.

“Hasil tes urine yang dilakukan selama operasi menunjukkan hasil nihil atau tidak ditemukan pengguna narkoba dari sampel yang diperiksa,” demikian keterangan petugas di lapangan.

Rangkaian patroli gabungan berakhir pada pukul 01.57 WIB. Selama pelaksanaan operasi, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti maupun perlawanan dari pihak yang diperiksa.

Keberhasilan operasi tersebut dinilai menjadi bukti pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan daerah.

Melalui kerja sama yang melibatkan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta lembaga penegak hukum lainnya, pengawasan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dilakukan secara lebih efektif.

BACA JUGA  Sinergi Lapas Kerobokan dan Polda Bali Sukses Gagalkan Peredaran Narkoba 

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan bahwa patroli gabungan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.

Langkah tersebut bertujuan memberikan efek jera kepada pelaku pelanggaran hukum sekaligus mempersempit ruang gerak peredaran narkoba dan aksi kriminalitas lainnya.

Selain itu, kegiatan serupa diharapkan mampu meningkatkan rasa aman masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap upaya pemerintah dalam menjaga ketertiban umum.

Dengan kolaborasi lintas sektoral yang terus diperkuat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Asahan, agar tetap kondusif, nyaman, dan terbebas dari ancaman narkoba maupun tindak kriminal lainnya. (MA/09).