PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Suasana pagi di lingkungan SMPN 4 Pasuruan pada Jumat, 7 Agustus 2026, terasa jauh lebih istimewa, damai, dan penuh makna. Sejak pukul 06.00 WIB, lantunan merdu ayat-ayat suci Al-Qur’an terus menggema dari arah Musholla Subulussalam, menandai dilaksanakannya sebuah program pembiasaan inovatif yang bertajuk JULI SARENG MANAN (Jumat Peduli, Sarapan Bareng, Khataman Al-Qur’an). Kegiatan unggulan ini menjadi wujud nyata sinergi yang harmonis antara pihak pengelola sekolah, dewan guru, peserta didik, hingga warga sekitar guna membangun ekosistem pendidikan yang islami, berkarakter luhur, dan peduli pada aspek kesehatan jasmani.
Pemandangan di dalam musholla pagi ini sungguh menyejukkan hati siapa saja yang melihatnya. Seperti yang terekam jelas dalam dokumentasi kegiatan, sorot hangat mentari pagi yang menembus celah bangunan musholla turut menyinari kekhusyukan para murid. Berbalut seragam Pramuka bernuansa cokelat, puluhan pelajar tampak duduk rapi bersila di atas hamparan karpet hijau, memusatkan seluruh pandangan pada mushaf Al-Qur’an di genggaman mereka. Di barisan paling depan, tampak seorang guru pembimbing memimpin jalannya kegiatan dengan sangat khidmat. Suasana hangat dan kekeluargaan ini menjadi fondasi spiritual yang menenangkan sebelum anak-anak memulai rutinitas belajar mengajar di kelas masing-masing.
Pelaksanaan khataman Al-Qur’an ini dirancang dengan sangat terstruktur dan efisien. Tercatat, ada sebanyak 60 murid yang ikut serta menjadi bagian dari majelis ilmu yang penuh berkah ini. Untuk mencapai target khatam dalam waktu yang terukur, panitia menerapkan sistem pembagian tugas yang adil, di mana setiap murid diamanahi tugas untuk mendaras (membaca) tepat setengah juz. Berkat kolaborasi yang kompak, bacaan utuh dari juz 1 hingga juz 30 sukses dirampungkan secara serentak hanya dalam kurun waktu satu jam, tepatnya pada pukul 07.00 WIB. Ibadah ini kemudian disempurnakan dengan pembacaan doa khataman bersama, memohon limpahan rahmat dan kelancaran proses menuntut ilmu.
Tidak berhenti pada pemenuhan asupan rohani semata, program JULI SARENG MANAN juga memberikan porsi yang seimbang untuk asupan jasmani melalui agenda sarapan bareng. Momen ini merupakan implementasi nyata dari nilai kepedulian sosial yang diusung oleh sekolah. Usai berdoa, para murid duduk membaur dan menyantap sarapan pagi secara bersama-sama. Kegiatan sederhana ini berdampak luar biasa. Selain menjamin anak-anak mendapatkan asupan gizi optimal sebagai sumber energi belajar, sarapan bersama ini terbukti ampuh meruntuhkan sekat pergaulan, melatih empati sosial, serta membiasakan adab makan yang santun.
Secara keseluruhan, kegiatan inovatif ini membuktikan bahwa ruang sekolah adalah tempat pembentukan karakter holistik. Inisiatif positif ini diharapkan terus berlanjut sebagai budaya sekolah yang mengakar kuat. Melalui sentuhan spiritual, perhatian pada nutrisi fisik, serta penanaman kepekaan sosial yang tinggi, SMPN 4 Pasuruan terus melangkah pasti dalam mencetak generasi pelajar masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berjiwa sosial dan berpegang teguh pada nilai-nilai keagamaan yang luhur.(ACZ)


