LUMAJANG, SUDUTPANDANG.ID – Pengerjaan rabat beton dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0821/Lumajang terus dikebut menjelang penutupan kegiatan. Hingga Minggu (9/8/2026), progres pembangunan rabat beton di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, telah mencapai 92 persen.
Memasuki tahap akhir, personel Satgas TMMD terus meningkatkan ritme pekerjaan agar seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan sesuai target. Salah satunya dilakukan Serda Erik Andriawan yang terlihat mengangkut material menggunakan arco menuju mesin molen untuk mempercepat proses pengecoran.
Penggunaan arco menjadi salah satu strategi sederhana yang diterapkan personel Satgas di lapangan. Dibandingkan menggunakan timba, arco mampu membawa material dalam jumlah lebih banyak sehingga proses pemindahan bahan menuju mesin molen dapat dilakukan dengan lebih efektif.
Dengan cara tersebut, ketersediaan material untuk proses pengadukan adonan beton dapat terus terjaga dan pekerjaan pengecoran berlangsung tanpa banyak jeda.
Serda Erik Andriawan bersama personel Satgas lainnya bekerja secara gotong royong dalam setiap tahapan pembangunan. Mulai dari menyiapkan material, mengangkut bahan menggunakan arco, memasukkan material ke mesin molen, hingga melakukan pengecoran dan meratakan permukaan rabat beton dilakukan secara bersama-sama.
Kekompakan tersebut menjadi salah satu kunci untuk mengejar penyelesaian sasaran fisik TMMD ke-129, terutama karena waktu penutupan program semakin dekat.
Serda Erik Andriawan mengatakan berbagai upaya dilakukan untuk mempercepat pekerjaan tanpa mengesampingkan kualitas hasil pembangunan maupun keselamatan personel.
“Progres rabat beton sudah mencapai 92 persen. Kami terus mempercepat pengecoran dengan memanfaatkan arco untuk mengangkut material ke mesin molen. Cara ini cukup membantu mempercepat pekerjaan, sehingga sisa sasaran dapat segera diselesaikan sebelum penutupan TMMD,” ujarnya.
Capaian 92 persen menunjukkan pembangunan rabat beton di Desa Ledok Tempuro telah memasuki tahap akhir. Meski demikian, personel Satgas tetap dituntut menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang optimal.
Kecepatan pengerjaan tidak boleh mengurangi kualitas konstruksi. Karena itu, setiap tahapan tetap dilakukan secara cermat, mulai dari pencampuran material hingga proses pengecoran dan perataan permukaan jalan.
Selain kualitas pembangunan, faktor keselamatan kerja juga menjadi perhatian selama personel melaksanakan pekerjaan di lapangan.
Pembangunan rabat beton tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas akses jalan lingkungan di Desa Ledok Tempuro. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, warga diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan aman.
Pengerjaan sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0821/Lumajang juga menunjukkan kuatnya semangat gotong royong antara personel Satgas dan masyarakat. Setiap tenaga yang dikerahkan menjadi bagian dari proses pembangunan infrastruktur yang manfaatnya akan dirasakan langsung oleh warga.
Dengan progres yang telah mencapai 92 persen, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0821/Lumajang kini terus berpacu dengan waktu untuk menuntaskan sisa pekerjaan rabat beton di Desa Ledok Tempuro sebelum program resmi ditutup.
Semangat tersebut diharapkan dapat membawa seluruh sasaran pembangunan selesai tepat waktu dengan kualitas yang tetap terjaga dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.(ACZ/04)










