JAKARTA | SUDUTPANDANG.ID – Garudayaksa FC terus memperkuat skuad menjelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027.
Juara Grup A Liga 2 2025/2026 tersebut kembali mendatangkan pemain berpengalaman dengan merekrut bek asal Brasil, Paulo Ricardo.
Garudayaksa FC mengumumkan kedatangan Paulo Ricardo melalui akun Instagram resmi klub. Perekrutan pemain berusia 32 tahun itu diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan tim yang akan menjalani persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Kekuatan di lini belakang, babak baru dimulai,” tulis Garudayaksa FC melalui unggahan resmi klub.
Paulo Ricardo bukan pemain yang asing dengan atmosfer sepak bola Indonesia. Sebelum bergabung dengan Garudayaksa FC, bek kelahiran 13 Juni 1994 tersebut memperkuat Persija Jakarta pada musim sebelumnya.
Bersama Macan Kemayoran, Paulo Ricardo tercatat tampil dalam 11 pertandingan dan menyumbangkan satu gol. Namun, pada perjalanan kompetisi, pemain berkewarganegaraan Brasil itu tidak menjadi pilihan utama dalam skema permainan Persija yang saat itu ditangani pelatih Shin Tae-yong.
Situasi tersebut kemudian dimanfaatkan Garudayaksa FC untuk melakukan pendekatan. Manajemen klub akhirnya berhasil mendapatkan tanda tangan Paulo Ricardo untuk memperkuat tim menghadapi tantangan baru di Super League 2026/2027.
Kehadiran Paulo Ricardo menambah pilihan di lini belakang Garudayaksa FC. Pengalaman pemain tersebut bermain di kompetisi Indonesia menjadi salah satu modal yang dapat dimanfaatkan klub dalam menghadapi persaingan level tertinggi.
Garudayaksa FC sendiri tengah membangun skuad yang kompetitif setelah memastikan promosi ke kasta tertinggi.
Status sebagai juara Grup A Liga 2 2025/2026 membuat klub memiliki momentum untuk melanjutkan perkembangan dengan komposisi pemain yang lebih kuat.
Paulo Ricardo bukan satu-satunya pemain yang didatangkan Garudayaksa FC dari Persija Jakarta. Sebelumnya, klub juga berhasil merekrut dua pemain Macan Kemayoran, yakni Ryo Matsumura dan Alfriyanto Nico.
Ketiga pemain tersebut diharapkan mampu memberikan tambahan kualitas bagi Garudayaksa FC. Ryo Matsumura memiliki pengalaman di lini serang, sementara Alfriyanto Nico dapat menjadi opsi untuk memperkuat sektor sayap dan kreativitas permainan.
Selain ketiga nama tersebut, Garudayaksa FC juga telah mendatangkan sejumlah pemain untuk membangun kedalaman skuad.
Beberapa di antaranya adalah Wahyu Prasetyo, Septian David Maulana, Daffa Fasya, Alfharezzi Buffon, Theo Fillo Numberi, Dominik Holec, dan Najeeb Yakubu.
Komposisi tersebut menunjukkan keseriusan manajemen Garudayaksa FC dalam mempersiapkan tim sebelum kompetisi dimulai.
Tidak hanya mendatangkan pemain baru, klub juga mempertahankan sejumlah pemain yang dianggap penting untuk menjaga kesinambungan skuad.
Salah satu pemain yang tetap menjadi bagian dari Garudayaksa FC adalah Andik Vermansah.
Mantan pemain Timnas Indonesia tersebut memiliki pengalaman panjang di kompetisi nasional dan diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi tim, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Pengalaman Andik menjadi salah satu aset penting bagi Garudayaksa FC yang akan menjalani musim pertamanya di kasta tertinggi.
Kehadiran pemain senior juga dapat membantu pemain muda beradaptasi dengan tekanan kompetisi Super League.
Dengan berbagai tambahan pemain tersebut, Garudayaksa FC mulai menunjukkan ambisi untuk bersaing di level tertinggi.
Manajemen klub tentu harus memadukan pemain baru dan pemain lama agar membentuk tim yang solid sebelum kompetisi resmi bergulir.
Kehadiran Paulo Ricardo secara khusus diharapkan dapat memperkokoh lini belakang.
Pengalaman bek asal Brasil tersebut selama berkarier di Indonesia menjadi keuntungan tersendiri karena ia sudah memahami karakter permainan dan persaingan sepak bola nasional.
Garudayaksa FC akan menghadapi tantangan berat pada Super League 2026/2027.
Sebagai tim yang baru naik ke kasta tertinggi, klub harus beradaptasi dengan kualitas lawan yang lebih merata dan persaingan yang lebih ketat.
Sejumlah klub berpengalaman seperti Borneo FC, PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Dewa United, hingga Persib Bandung akan menjadi bagian dari persaingan musim ini.
Persib Bandung juga datang dengan status sebagai juara bertahan dalam tiga musim terakhir sehingga menjadi salah satu tim yang kembali menjadi perhatian dalam perebutan gelar.
Di tengah persaingan tersebut, Garudayaksa FC membawa ambisi untuk menunjukkan bahwa keberhasilan di Liga 2 bukan sekadar pencapaian sesaat.
Klub berjuluk Spirit of Garuda itu berupaya membangun fondasi skuad yang mampu bersaing dan bertahan di kasta tertinggi.
Perekrutan Paulo Ricardo menjadi salah satu langkah terbaru dalam upaya tersebut. Dengan kombinasi pemain berpengalaman, talenta muda, serta sejumlah rekrutan anyar, Garudayaksa FC kini menatap Super League 2026/2027 dengan optimisme.
Kiprah Andik Vermansah dan kawan-kawan di kasta tertinggi nantinya akan menjadi ujian baru bagi klub.
Persaingan yang lebih ketat akan menentukan sejauh mana Garudayaksa FC mampu beradaptasi sekaligus membuktikan kualitasnya di panggung sepak bola nasional. (09/AGF).










