SURABAYA, SUDUTPANDANG.ID – Pelatih Garudayaksa FC Milos Joksic puas dengan hasil imbang 1-1 yang diraih timnya saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (19/9/2026).
Garudayaksa sempat tertinggal setelah Persebaya mencetak gol melalui Alex Martins pada menit ke-85. Namun, tim tamu mampu merespons dengan cepat dan menyamakan kedudukan lewat Al Hamra Hehanussa pada menit ke-89.
Hasil tersebut membuat Garudayaksa membawa pulang satu poin dari markas Persebaya. Milos menilai tambahan poin tersebut penting bagi timnya, terutama karena Persebaya memberikan tekanan sepanjang pertandingan.
“Saya sangat senang dengan raihan satu poin ini,” kata Milos Joksic dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Menurut pelatih asal Serbia tersebut, Garudayaksa memang lebih banyak berada dalam tekanan dan bertahan karena Persebaya mampu tampil agresif.
Tim tuan rumah dinilai memiliki permainan langsung yang efektif, terutama ketika mengirim bola ke area lini depan.
Situasi tersebut membuat para pemain Garudayaksa harus bekerja keras untuk meredam serangan Persebaya. Milos menyebut timnya tidak mudah menghentikan aliran serangan tuan rumah sepanjang pertandingan.
Meski demikian, ia memberikan apresiasi kepada barisan pertahanan Garudayaksa. Menurut Milos Joksic, para pemain belakang mampu menjalankan tugas dengan baik ketika menghadapi tekanan dari Persebaya.
“Para pemain bertahan saya hari ini bermain fantastis dan saya sangat senang dengan satu poin ini,” ujar Milos Joksic.
Garudayaksa tidak hanya mengandalkan pertahanan untuk menghadapi tekanan. Milos menginstruksikan anak asuhnya memanfaatkan transisi cepat dan serangan balik ketika mendapatkan kesempatan.
Strategi tersebut beberapa kali memberikan ruang bagi Garudayaksa untuk mengancam pertahanan Persebaya.
Namun, Milos mengakui permainan agresif tim tuan rumah tetap menyulitkan timnya untuk mengembangkan serangan secara konsisten.
Persebaya sendiri akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-85. Alex Martins mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan dari Jefferson Silva.
Garudayaksa tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Empat menit kemudian, Al Hamra Hehanussa berhasil menyamakan kedudukan setelah menerima umpan Christian Frydek.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga pertandingan berakhir.
Milos juga menilai Garudayaksa masih berada dalam tahap membangun kekuatan tim. Ia menyebut komposisi skuad belum sepenuhnya lengkap karena masih ada sejumlah pemain yang dinantikan untuk bergabung.
Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Garudayaksa belum berada dalam kondisi terbaik. Namun, Milos menilai kerja keras para pemain membuat mereka mampu mempertahankan peluang hingga pertandingan berakhir.
“Saya tahu bahwa kami tidak seimbang hari ini, tetapi kami pantas mendapatkannya karena kami banyak berjuang dan banyak berlari,” kata Milos.
Sementara itu, kapten Garudayaksa FC Andik Vermansyah turut mengungkapkan rasa syukurnya setelah tim berhasil mencuri satu poin dari kandang Persebaya.
Menurut Andik, Persebaya merupakan salah satu tim besar sehingga mendapatkan poin di Stadion Gelora Bung Tomo bukan perkara mudah.
Tekanan dari permainan tuan rumah dan dukungan suporter Bonek juga menjadi tantangan tersendiri bagi Garudayaksa.
“Kami sangat bersyukur meskipun ada tekanan yang sangat luar biasa kepada kita, alhamdulillah kita dapat poin di sini,” kata Andik.
Bagi Andik, pertandingan tersebut juga memiliki arti tersendiri. Ia untuk pertama kalinya menjadi starter Garudayaksa saat menghadapi Persebaya sekaligus dipercaya mengenakan ban kapten di hadapan suporter Bonek.
Pengalaman tersebut membuat pertandingan terasa semakin spesial bagi pemain yang memiliki latar belakang sebagai bagian dari sepak bola Surabaya tersebut.
“Ini juga pertama kalinya saya menjadi starter saat melawan Persebaya, lalu memakai ban kapten di hadapan suporter Bonek yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Hasil imbang ini membuat Garudayaksa mengoleksi dua poin dari tiga pertandingan BRI Super League 2026/2027. Sementara Persebaya mengamankan lima poin dari jumlah pertandingan yang sama.
Garudayaksa selanjutnya akan berusaha melanjutkan momentum tersebut saat menjalani pertandingan tandang melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium pada Sabtu (10/10).
Tambahan satu poin dari Surabaya menjadi modal bagi Garudayaksa untuk terus membangun konsistensi sekaligus memperbaiki posisi di klasemen kompetisi.(09/AGF)











