Wasev TMMD 129 Evaluasi Progres di Lumajang

Tim Wasev TMMD ke-129 yang dipimpin Brigjen TNI Mukhlis menanam bibit pohon durian secara simbolis di Desa Ledok Tempuro, Lumajang, sebagai bagian dari upaya penghijauan dan menjaga kelestarian lingkungan. (Foto: IST/SP).

LUMAJANG, JATIM, SUDUTPANDANG.ID — Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 menerima paparan perkembangan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Lumajang, Senin (10/8/2026).

Paparan tersebut disampaikan Peltu Mamang Rohenda, Bati Bhakti TNI Siter Dim 0821/Lumajang, kepada Brigjen TNI Mukhlis, S.AP., M.M., Ir Pusterad selaku Ketua Tim Wasev, bersama rombongan. Kegiatan berlangsung di Kotis TMMD ke-129, Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.

Paparan menjadi bagian dari rangkaian Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) untuk melihat secara langsung perkembangan pelaksanaan TMMD ke-129 di wilayah Kodim 0821/Lumajang.

Tim Wasev mendapatkan penjelasan mengenai berbagai sasaran yang telah dikerjakan oleh Satgas TMMD bersama pemerintah daerah dan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Peltu Mamang Rohenda menyampaikan perkembangan sejumlah sasaran fisik yang menjadi bagian dari program TMMD.

Beberapa di antaranya meliputi pembangunan rabat beton, drainase dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Selain sasaran fisik, paparan juga mencakup berbagai kegiatan nonfisik yang dilaksanakan selama program TMMD berlangsung.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas kehidupan warga di wilayah sasaran.

BACA JUGA  Pembangunan Drainase TMMD ke-129 Terus Berlanjut, Dukung Infrastruktur Desa Ledoktempuro

Penyampaian progres tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Wasev karena memberikan gambaran mengenai sejauh mana sasaran TMMD telah direalisasikan.

Data dan perkembangan yang disampaikan juga menjadi bahan evaluasi untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai rencana.

Peltu Mamang Rohenda mengatakan seluruh sasaran TMMD dikerjakan dengan mengedepankan sinergi antara personel Satgas, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat.

“Kami menyampaikan progres pelaksanaan TMMD secara menyeluruh, baik sasaran fisik maupun nonfisik. Seluruh kegiatan terus kami kebut sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan TMMD.

Partisipasi warga dibutuhkan dalam berbagai tahapan kegiatan agar sasaran pembangunan dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat secara maksimal.

“Dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan seluruh sasaran TMMD,” lanjutnya.

Melalui paparan tersebut, Tim Wasev dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi aktual pelaksanaan TMMD ke-129 di wilayah Kodim 0821/Lumajang.

Evaluasi tidak hanya melihat capaian pekerjaan, tetapi juga memastikan setiap kegiatan dilaksanakan dengan memperhatikan kualitas dan kebutuhan masyarakat.

Pembangunan rabat beton menjadi salah satu sasaran fisik yang diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat.

BACA JUGA  RTLH Ibu Sumana Masuki Tahap Pengecatan Pintu, Satgas TMMD Percepat Finishing Hunian Layak

Infrastruktur jalan yang memadai dapat membantu aktivitas warga, termasuk akses menuju fasilitas umum dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat desa.

Sementara pembangunan drainase diarahkan untuk mendukung sistem pengelolaan aliran air di lingkungan permukiman.

Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dalam menjaga kondisi lingkungan dan mendukung kenyamanan masyarakat.

Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni juga menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD. Pembangunan dan perbaikan rumah warga diharapkan dapat menciptakan tempat tinggal yang lebih layak, aman dan nyaman bagi masyarakat penerima manfaat.

Di sisi lain, kegiatan nonfisik menjadi bagian yang tidak kalah penting dalam pelaksanaan TMMD. Berbagai kegiatan tersebut menyasar aspek sosial, edukasi, kesehatan, pemberdayaan dan peningkatan kesadaran masyarakat sesuai kebutuhan wilayah.

Tim Wasev kemudian menggunakan hasil paparan sebagai salah satu bahan untuk memberikan evaluasi dan masukan kepada pelaksana TMMD.

Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai sasaran dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pelaksanaan Wasev juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara unsur TNI, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan agar berbagai sasaran TMMD dapat diselesaikan secara optimal.

BACA JUGA  Distribusi Adukan Beton TMMD ke-129 Dioptimalkan, Dukung Kelancaran Pengecoran Jalan

Dengan adanya evaluasi secara langsung, perkembangan pelaksanaan TMMD ke-129 di Lumajang diharapkan dapat terus dipantau hingga seluruh sasaran selesai.

Satgas TMMD juga terus didorong untuk menjaga kualitas pekerjaan sekaligus memperhatikan waktu penyelesaian.

Paparan Peltu Mamang Rohenda menjadi bagian penting dalam rangkaian Wasev TMMD ke-129 di Desa Ledok Tempuro.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pengawasan dilakukan secara menyeluruh terhadap program pembangunan fisik maupun nonfisik.

Melalui sinergi dan partisipasi masyarakat, pelaksanaan TMMD ke-129 di Kabupaten Lumajang diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga serta mendukung semangat pembangunan dari tingkat desa. (09/AGF).