Tim Hapkido Indonesia Raih 12 Medali di Kejuaraan Asia 2026

Tim Nasional Hapkido Indonesia meraih 12 medali, terdiri dari enam emas, empat perak, dan dua perunggu, pada 3rd Asian Hapkido Championships 2026 di Hong Kong, 14–15 Agustus 2026. (Foto: istimewa/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Tim Nasional Hapkido Indonesia menorehkan prestasi membanggakan pada 3rd Asian Hapkido Championships 2026 yang berlangsung di Sham Shui Po Sport Centre, Hong Kong, pada 14–15 Agustus 2026.

Di tengah keterbatasan jumlah atlet, waktu, dan dukungan pendanaan, kontingen Indonesia mampu membawa pulang 12 medali, terdiri atas enam emas, empat perak, dan dua perunggu.

Prestasi tersebut menjadi catatan penting bagi perkembangan Hapkido Indonesia di tingkat Asia sekaligus kado bagi bangsa dalam menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.

Kontingen Indonesia diperkuat atlet-atlet terbaik dari sejumlah daerah, antara lain Yogyakarta, Sulawesi Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta.

Mereka tampil menghadapi sejumlah negara dengan kekuatan Hapkido yang cukup diperhitungkan di kawasan Asia.

Kejuaraan empat tahunan tersebut diikuti sejumlah negara, termasuk Korea Selatan, Hong Kong-China sebagai tuan rumah, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Taiwan, Kamboja, Macau, serta negara peserta lainnya.

Pertandingan dibagi dalam dua kategori utama. Kategori pertama merupakan kompetisi antarnegara anggota World Hapkido Martial Arts Federation (WHMAF) atau Grup A. Sementara kategori kedua adalah Open Tournament atau Grup B.

Dalam persaingan tersebut, atlet Indonesia mampu menunjukkan mental bertanding dan kualitas teknik untuk bersaing dengan kontingen yang datang dengan kekuatan lebih besar.

BACA JUGA  Indonesia U18 Raih Kemenangan Perdana di Asia

Enam medali emas Indonesia masing-masing dipersembahkan Sylvia Candra Kurniawan melalui nomor Hyung Senior Female Grup A; Michael Surya Putra dan Gallant Muhammad Raya pada Hoshinsul Authorized Putra Grup A; Kezia Tesalonika Umboh di Daeryun Senior Putri U-59 Kg Grup A; Livia Stevenson Prabawa pada Hyung Junior Female Grup A; serta Ngaisatun Solikah dan Widy Ulung Setya Mukti melalui Hoshinsul Authorized Putri Grup A.

Ngaisatun Solikah juga kembali meraih emas setelah menjadi juara pertama Hyung Senior Female Grup B.

Sementara itu, empat medali perak diraih Aurel Aflah Andya pada Daeryun Junior Putra 75 Kg Grup A, Agusti Cakra pada Daeryun Senior Putra Grup A, Gracia Karin Tanwijaya pada Daeryun Senior Putri U-55 Kg Grup A, serta Wendy Hezkia Rarung pada Daeryun Senior Putra U-72 Kg Grup A.

Dua medali perunggu masing-masing diraih Widy Ulung Setya Mukti pada Ssangjulgon Female Grup B dan Azkacio Ozora pada Daeryun Cadet Putra U-33 Kg Grup B.

Ketua Umum Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PP HI), GBPH H. Prabukusumo, S.Psi., mengapresiasi perjuangan para atlet.

BACA JUGA  Apri/Fadia Kembali Hadapi Jongkolphan/Rawinda

Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan tidak menghalangi atlet Indonesia untuk berprestasi di tingkat internasional.

“Hasil ini sungguh luar biasa karena keberangkatan tim yang terbatas jumlahnya pada kejuaraan Asia kali ini, juga waktu yang sangat singkat masa tinggal di Hong Kong karena keterbatasan dana,” ujar Gusti Prabu.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, KONI provinsi, Pengurus Provinsi Hapkido Indonesia, serta para donatur yang memberikan dukungan sehingga keberangkatan dan keikutsertaan tim dapat berjalan dengan baik.

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menyebut raihan medali Hapkido Indonesia sebagai kado membanggakan bagi Indonesia menjelang peringatan HUT ke-81 RI.

“Selamat kepada atlet-atlet Hapkido Indonesia yang telah berhasil mempersembahkan prestasi membanggakan untuk Indonesia. Ini merupakan kado hebat dari Hapkido Indonesia untuk HUT RI,” kata Marciano.

Ia juga menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada atlet, pelatih, ofisial, serta PP Hapkido Indonesia yang telah bekerja keras membawa nama Indonesia di kancah Asia.

Master Instructor sekaligus Head of Team, Grandmaster V. Yoyok Suryadi, bersama pelatih Sabum Luqman dari DIY dan official Yohan Arijoto dari Jawa Timur, juga mengapresiasi kekompakan tim.

BACA JUGA  Lionel Messi Tak Main, Ribuan Penonton Hong Kong Ngamuk

Mereka menilai para atlet mampu mengimbangi persaingan dari Hong Kong dan Thailand yang datang dengan kontingen besar, serta Korea Selatan yang dikenal sebagai salah satu kekuatan tradisional Hapkido.

Selain prestasi atlet, Indonesia juga mendapat kepercayaan melalui kehadiran tiga wasit internasional yang memperoleh undangan resmi dari Asian Hapkido Union (AHU).

Ketiganya adalah Leonardo Kentjana dari Bali, Juli Prastomo dari Kalimantan Timur, dan Sarah Fraudina dari Jawa Barat.

Keikutsertaan tiga wasit tersebut menambah kontribusi Indonesia dalam penyelenggaraan kompetisi Hapkido di tingkat Asia.

Capaian 12 medali dan keterlibatan wasit internasional sekaligus menjadi sinyal positif bagi peningkatan kualitas atlet serta sumber daya manusia Hapkido Indonesia. (09/AGF).