JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) melantik dan mengambil sumpah enam pejabat melalui mekanisme perpindahan dari jabatan fungsional di lingkungan Kemenpora, Jumat (28/8/2026). Pelantikan berlangsung di Media Center Gedung Graha Kemenpora, Jakarta.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenpora melakukan penataan dan penguatan sumber daya manusia (SDM) aparatur. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi kementerian, sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan program kepemudaan dan olahraga.
Enam pejabat yang dilantik berasal dari sejumlah jabatan fungsional. Komposisinya terdiri atas satu pejabat fungsional Perencana Madya, dua pejabat fungsional Pengelola Keuangan, serta tiga pejabat fungsional Perawat.
Prosesi pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah jabatan. Para pejabat yang dilantik kemudian menerima amanah untuk menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing di lingkungan Kemenpora.
Dalam sambutannya, Sesmenpora menegaskan bahwa perpindahan jabatan tidak boleh dimaknai sebatas perubahan posisi dalam struktur organisasi. Menurutnya, perpindahan tersebut juga membawa tanggung jawab baru yang harus dijalankan dengan penuh profesionalisme dan integritas.
Para pejabat yang baru dilantik diminta memahami tugas dan fungsi masing-masing serta memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi. Tanggung jawab tersebut dinilai penting karena setiap posisi memiliki peran dalam mendukung pencapaian target dan program Kemenpora.
Sesmenpora juga mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak dapat dibangun secara individual. Setiap unit dan unsur organisasi memiliki keterkaitan dalam menjalankan program, sehingga diperlukan kerja sama yang solid.
Kolaborasi menjadi salah satu hal yang ditekankan dalam pelantikan tersebut. Para pejabat diminta mampu membangun komunikasi dan koordinasi dengan sesama pegawai maupun unit kerja terkait agar pelaksanaan tugas dapat berjalan efektif.
Menurut Sesmenpora, tata kelola organisasi yang baik juga menjadi faktor penting dalam memastikan setiap program Kemenpora dapat dilaksanakan sesuai ketentuan. Profesionalisme aparatur perlu berjalan beriringan dengan koordinasi dan tanggung jawab dalam menjalankan pekerjaan.
Penataan jabatan melalui perpindahan dari jabatan fungsional diharapkan dapat memperkuat distribusi sumber daya manusia di lingkungan Kemenpora. Penempatan aparatur sesuai kebutuhan organisasi menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan tugas berjalan lebih optimal.
Dalam konteks pemerintahan, penguatan SDM aparatur menjadi salah satu unsur penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pelaksanaan kebijakan. Karena itu, pejabat yang mendapatkan amanah baru diharapkan mampu beradaptasi dengan tanggung jawab yang diemban.
Sesmenpora juga menekankan bahwa capaian Kemenpora merupakan hasil kerja bersama. Keberhasilan suatu program tidak dapat diklaim hanya oleh satu individu atau satu kelompok karena terdapat kontribusi dari berbagai unsur organisasi.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi pejabat yang baru dilantik agar mengedepankan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas. Kolaborasi antarbagian diperlukan agar berbagai program dapat berjalan secara terintegrasi.
Selain itu, para pejabat diharapkan dapat menjaga profesionalisme dalam melaksanakan pekerjaan. Setiap tugas harus dilakukan secara bertanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan organisasi serta pelayanan publik.
Pelantikan enam pejabat tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Kemenpora untuk memperkuat komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik. Aparatur dituntut tidak hanya memahami tugas teknis, tetapi juga mampu bekerja secara kolaboratif dan adaptif.
Sesmenpora berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera menjalankan amanah sesuai bidang masing-masing. Mereka juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas kerja di lingkungan Kemenpora.
“Perpindahan jabatan bukan sekadar perubahan posisi, tetapi juga membawa tanggung jawab yang harus dijalankan secara profesional,” menjadi pesan utama dalam pelantikan tersebut.
Para pejabat juga diharapkan dapat saling mendukung dalam menjalankan tugas. Dukungan antarpersonel dan koordinasi antarunit menjadi bagian penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif.
Dengan penguatan SDM dan tata kelola yang baik, Kemenpora diharapkan mampu menjalankan berbagai program secara lebih efektif. Penataan jabatan juga diharapkan memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelaksanaan tugas di masing-masing unit kerja.
Enam pejabat yang dilantik kini memiliki tanggung jawab baru sesuai dengan posisi dan bidang tugasnya. Amanah tersebut diharapkan dapat dijalankan dengan penuh integritas serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.
Pelantikan yang berlangsung di Media Center Gedung Graha Kemenpora, Jakarta, Jumat (28/8/2026), menjadi bagian dari dinamika organisasi dalam memperkuat struktur sumber daya manusia.
Kemenpora terus membutuhkan aparatur yang profesional, mampu bekerja sama, dan memahami pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik. Karena itu, pesan mengenai kolaborasi dan kontribusi bersama menjadi penting bagi seluruh pejabat dan pegawai.
Sesmenpora menutup arahannya dengan harapan agar enam pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan semakin profesional. Mereka juga diminta saling mendukung dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas tata kelola Kemenpora.
Melalui pelantikan tersebut, Kemenpora berharap penataan SDM tidak hanya menghasilkan perubahan administratif, tetapi juga mendorong peningkatan kinerja organisasi.
Profesionalisme, kolaborasi, dan tata kelola yang baik menjadi fondasi untuk mendukung pelaksanaan berbagai program kepemudaan dan olahraga. (09/AGF).











