WONOSOBO, SUDUTPANDANG.ID — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelar Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) untuk pertama kalinya di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Kegiatan yang berlangsung dalam rangkaian Car Free Day (CFD) pada Minggu (5/7/2026) itu menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan budaya olahraga sekaligus mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat melalui pemanfaatan ruang publik.
Ribuan warga memadati kawasan Alun-alun Wonosobo hingga depan Kantor DPRD Kabupaten Wonosobo sejak pagi hari untuk mengikuti berbagai aktivitas olahraga yang disiapkan panitia.
Mulai dari jogging, senam massal, bersepeda santai, hingga beragam olahraga rekreasi yang dipamerkan oleh komunitas olahraga masyarakat.
Program GEMAR merupakan salah satu inisiatif Kemenpora untuk meningkatkan angka partisipasi olahraga masyarakat Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap olahraga tidak lagi dipandang sebagai aktivitas sesaat, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Berdasarkan hasil pendataan panitia di lapangan, jumlah masyarakat yang hadir mencapai 10.584 orang.
Pendataan dilakukan menggunakan alat penghitung (clicker) di sejumlah titik masuk kawasan Car Free Day.
Selain itu, sebanyak 918 peserta tercatat melakukan registrasi melalui aplikasi GEMAR yang dikembangkan sebagai bagian dari sistem pendataan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga.
Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan semakin besarnya kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebugaran melalui aktivitas fisik secara rutin.
Kegiatan GEMAR di Wonosobo juga melibatkan 14 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang berada di bawah Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Wonosobo.
Berbagai cabang olahraga masyarakat diperkenalkan kepada pengunjung sebagai alternatif aktivitas fisik yang dapat dilakukan secara mudah dan menyenangkan.
Tidak hanya menghadirkan kegiatan olahraga, acara tersebut juga memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal.
Sebanyak 68 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut meramaikan kegiatan dengan menawarkan berbagai produk kuliner, kerajinan, hingga produk lokal khas Wonosobo.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Asisten Deputi Olahraga Masyarakat Kemenpora Een Ermawati, Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo, Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf. Yoyok Suyitno, Kasat Lantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wonosobo Musofa, serta Ketua KORMI Kabupaten Wonosobo Purwono Subagyo.
Mewakili Bupati Wonosobo, Sekretaris Daerah One Andang Wardoyo secara resmi membuka kegiatan sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Kemenpora yang telah memilih Wonosobo sebagai lokasi penyelenggaraan GEMAR.
Ia menilai program tersebut menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembiasaan hidup sehat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Wonosobo, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga atas perhatian dan dukungannya melalui Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR). Dukungan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Wonosobo melalui budaya hidup sehat,” ujar One Andang Wardoyo.
Menurutnya, keberadaan ruang publik seperti Car Free Day memiliki manfaat besar dalam membangun budaya hidup sehat masyarakat apabila dimanfaatkan secara konsisten.
Ia mengatakan keberhasilan Car Free Day tidak hanya diukur dari banyaknya pengunjung, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu membentuk kebiasaan masyarakat untuk rutin berolahraga.
“Ketika ruang publik dimanfaatkan dengan baik, lahirlah kebiasaan hidup sehat yang memperkuat kualitas masyarakat, lingkungan, dan kehidupan sosial. Keberhasilan Car Free Day bukan diukur dari ramainya pengunjung, tetapi dari konsistensi menjadikannya sebagai bagian dari budaya masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tim Asisten Deputi Olahraga Masyarakat Kemenpora, Een Ermawati, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat Wonosobo dalam mengikuti kegiatan GEMAR.
Menurutnya, antusiasme tersebut menjadi modal penting dalam membangun budaya olahraga di tengah masyarakat sekaligus mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Olahraga Nasional.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi. Harapannya, olahraga dapat menjadi budaya sehingga masyarakat tetap sehat dan terus bergerak,” ujar Een.
Ia menjelaskan, pemanfaatan ruang terbuka publik melalui Car Free Day merupakan salah satu strategi efektif untuk meningkatkan angka partisipasi olahraga masyarakat yang masih menjadi perhatian pemerintah.
Selain menjadi ruang aktivitas fisik, Car Free Day juga berfungsi sebagai sarana mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).
Aktivitas olahraga secara rutin dinilai mampu menekan risiko berbagai penyakit tidak menular seperti obesitas, diabetes melitus, hipertensi, hingga penyakit jantung.
Di sisi lain, kegiatan olahraga bersama di ruang publik juga memperkuat interaksi sosial antarwarga, meningkatkan rasa kebersamaan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku UMKM.
Melalui penyelenggaraan GEMAR di berbagai daerah, Kemenpora berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan ruang publik untuk berolahraga secara rutin.
Program ini diharapkan mampu membangun budaya hidup aktif sehingga masyarakat Indonesia semakin sehat, bugar, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. (09/AGF).










