Pemkab Asahan Perkuat Strategi P4GN, Wakil Bupati Tekankan Sinergi Tekan Peredaran Narkoba

P4GN
Pemkab Asahan Perkuat Strategi P4GN, Wakil Bupati Tekankan Sinergi Tekan Peredaran Narkoba (Foto: Humas Pemkab Asahan)

ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan memperkuat langkah pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayahnya. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui Rapat Sinkronisasi Kegiatan Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).

Rapat tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Kamis (3/9/2026).

Pertemuan ini menjadi forum untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyatukan langkah antar instansi dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Kabupaten Asahan.

Sejumlah unsur turut hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Kepala BNNK Asahan Adrea Retha Zulhelfi, S.Pd., M.M., perwakilan Lanal TBA, Polres Asahan, Kejaksaan Negeri Asahan, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta pengurus DPC GRANAT Kabupaten Asahan.

BACA JUGA  Ratusan Tokoh Bacakan Maklumat Juanda, Sebut Putusan MK Soal Batas Usia Capres jadi Akhir Demokrasi Indonesia

Dalam rapat sinkronisasi tersebut, Kepala BNNK Asahan menyampaikan berbagai langkah strategis yang dapat dilakukan untuk memperkuat program P4GN.

Pembahasan mencakup upaya pencegahan, penindakan, hingga pemetaan wilayah yang berpotensi menjadi jalur peredaran narkotika dan prekursor narkotika di Kabupaten Asahan.

Pemetaan tersebut dinilai penting agar langkah pencegahan dan pemberantasan dapat dilakukan secara lebih terarah, sekaligus memperkuat respons terhadap potensi ancaman narkoba di tengah masyarakat.

Menanggapi pemaparan tersebut, Wakil Bupati Asahan Rianto menegaskan bahwa persoalan narkotika merupakan ancaman bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan satu lembaga. Diperlukan koordinasi dan komitmen bersama antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga terkait, serta elemen masyarakat.

BACA JUGA  Cut Meyriska Akui Jadi Sasaran Kecemburuan Karena Sikap Roger

Karena itu, seluruh anggota tim terpadu didorong untuk menyatukan langkah dan memperkuat kerja sama guna mempersempit ruang gerak peredaran narkotika di Kabupaten Asahan.

Komitmen lintas sektor tersebut diharapkan mampu menciptakan upaya pencegahan yang lebih efektif sekaligus memberikan respons yang cepat terhadap potensi penyalahgunaan narkotika.

Rapat sinkronisasi Tim Terpadu P4GN tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga diharapkan menghasilkan solusi konkret untuk menghadapi persoalan narkotika di Kabupaten Asahan.

Setelah pengarahan dari pimpinan daerah, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari instansi terkait dan diskusi interaktif. Forum tersebut membahas berbagai kemungkinan langkah serta perumusan aksi bersama yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Melalui rapat ini, Pemkab Asahan bersama BNNK, aparat penegak hukum, OPD, dan unsur masyarakat diharapkan semakin solid dalam menjalankan program P4GN.

BACA JUGA  Pemkab Asahan Perkuat Program Nasional Tiga Juta Rumah

Sinergi yang konsisten dinilai menjadi salah satu kunci untuk mempersempit peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari dampak penyalahgunaan narkotika.(MA/04)