Disdik Asahan Dukung Pembinaan Atlet Sepatu Roda Pelajar

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan menerima audiensi Pengurus PERSEROSI Kabupaten Asahan untuk membahas sinergi pembinaan bakat olahraga sepatu roda bagi pelajar SD dan SMP di Kabupaten Asahan, Rabu (2/9/2026). (Foto: IST/SP).

ASAHAN, SUMUT – SUDUTPANDANG.ID – Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan mendukung upaya Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PERSEROSI) Kabupaten Asahan dalam mengembangkan bakat dan potensi olahraga sepatu roda di kalangan pelajar.

Dukungan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan saat menerima audiensi Pengurus PERSEROSI Kabupaten Asahan di ruang kerjanya, Rabu (2/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas rencana kolaborasi dalam pengembangan olahraga sepatu roda bagi siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Asahan.

Dalam audiensi itu, pengurus PERSEROSI Kabupaten Asahan menyampaikan sejumlah rencana program yang akan dilaksanakan untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan olahraga sepatu roda di lingkungan sekolah.

Salah satu program yang disiapkan adalah sosialisasi olahraga sepatu roda ke sejumlah sekolah di Kabupaten Asahan. Program tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi para siswa untuk mengenal olahraga sepatu roda sekaligus menemukan pelajar yang memiliki minat dan bakat di cabang olahraga tersebut.

Selain sosialisasi, PERSEROSI juga memaparkan rencana pembinaan atlet muda secara berkelanjutan. Pembinaan tersebut dipersiapkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan atlet sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi berbagai kejuaraan.

BACA JUGA  Kadisdik Asahan Lepas Tim Kesenian ke PRSU ke-50

Langkah tersebut dinilai penting karena pembinaan atlet sejak usia sekolah dapat menjadi fondasi untuk membangun prestasi olahraga daerah dalam jangka panjang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan menyambut positif rencana yang disampaikan PERSEROSI. Menurutnya, pengembangan bakat olahraga di kalangan pelajar perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi olahraga, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.

Kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan PERSEROSI diharapkan dapat menciptakan ruang yang lebih luas bagi siswa untuk mengembangkan potensi di luar bidang akademik.

Dukungan terhadap pembinaan olahraga pelajar juga diharapkan tidak mengganggu kewajiban utama siswa dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

Karena itu, program pembinaan atlet muda perlu disusun secara terarah dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara kegiatan olahraga dan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan berharap sinergi tersebut dapat berjalan secara konsisten sehingga olahraga sepatu roda semakin dikenal dan diminati oleh pelajar di Kabupaten Asahan.

Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam mengidentifikasi berbagai potensi yang dimiliki peserta didik. Tidak semua siswa memiliki keunggulan yang sama dalam bidang akademik, sehingga pengembangan bakat di bidang olahraga menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda.

BACA JUGA  Perdana Digelar, MLSC Bekasi Seri I 2025-2026 Dijuarai SDN Pasar Baru 01 dan SDN Padurenan IV

Melalui program sosialisasi dan pembinaan yang dilakukan PERSEROSI, siswa yang memiliki minat maupun kemampuan dalam olahraga sepatu roda diharapkan dapat memperoleh kesempatan untuk mengembangkan potensinya.

Pembinaan sejak usia dini juga memungkinkan atlet memperoleh pengalaman secara bertahap, mulai dari pengenalan teknik dasar hingga mengikuti kompetisi.

PERSEROSI Kabupaten Asahan selanjutnya diharapkan dapat berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk menentukan pola sosialisasi dan pembinaan yang sesuai dengan kondisi serta jadwal pendidikan siswa.

Sinergi tersebut menjadi penting agar kegiatan olahraga tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga membentuk karakter disiplin, kerja keras, sportivitas, dan tanggung jawab di kalangan pelajar.

Program pembinaan atlet sepatu roda juga diharapkan mampu memberikan alternatif kegiatan positif bagi generasi muda. Dengan aktivitas olahraga yang terarah, siswa dapat menyalurkan energi dan minatnya melalui kegiatan yang produktif.

Di sisi lain, keberadaan atlet muda potensial dari Kabupaten Asahan dapat menjadi modal penting bagi daerah untuk meningkatkan prestasi pada berbagai kejuaraan olahraga di masa mendatang.

PERSEROSI Kabupaten Asahan pun diharapkan dapat memanfaatkan dukungan dari Dinas Pendidikan untuk memperluas jangkauan sosialisasi olahraga sepatu roda di sekolah-sekolah.

BACA JUGA  Sepatu Roda Indonesia Raih 19 Medali di China

Dengan adanya kolaborasi antara organisasi olahraga dan institusi pendidikan, proses pencarian serta pembinaan bibit atlet diharapkan dapat dilakukan secara lebih terstruktur.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan olahraga sepatu roda di kalangan pelajar Kabupaten Asahan.

Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan menegaskan dukungannya terhadap berbagai program positif yang dapat mengembangkan potensi siswa, termasuk melalui pembinaan olahraga.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak pelajar Asahan yang memiliki kesempatan untuk mengembangkan bakat olahraga sekaligus tetap berprestasi di bidang pendidikan.

Upaya tersebut pada akhirnya diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit atlet sepatu roda potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Asahan pada tingkat daerah, nasional, hingga jenjang kompetisi yang lebih tinggi.