JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Timnas Hockey Field Indonesia membidik posisi enam besar pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Target tersebut menjadi tantangan bagi tim putra dan putri yang akan menghadapi sejumlah negara kuat pada ajang olahraga terbesar Asia tersebut.
Cabang olahraga hockey Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan mulai dipertandingkan pada 18 September 2026.
Timnas Hockey Field Putri Indonesia akan bertolak dari Jakarta menuju Jepang pada 14 September, sedangkan tim putra dijadwalkan berangkat sehari kemudian, 15 September 2026.
Persiapan kedua tim telah dilakukan melalui Training Camp (TC) di Malaysia. Timnas Hockey Field Putri telah kembali ke Tanah Air pada 5 September 2026.
Sementara Timnas Hockey Field Putra masih menjalani pemusatan latihan di Negeri Jiran dan dijadwalkan kembali ke Jakarta pada 9 September 2026.
Pelatih Kepala Timnas Hockey Field Indonesia, Muhammad Dhaarma Raj, mengatakan perjuangan Indonesia di Asian Games 2026 tidak akan mudah.
Pasalnya, kedua tim langsung menghadapi lawan yang memiliki kekuatan besar pada pertandingan pertama.
Timnas Hockey Field Putri akan menghadapi tuan rumah Jepang pada laga perdana, 18 September 2026. Sementara tim putra akan berhadapan dengan India pada 19 September 2026.
“Jepang dan India itu merupakan tim yang berada di Tier 1. Sulit untuk memenangkan pertandingan perdana, tetapi kita akan tetap fight menghadapinya,” kata Dhaarma saat dihubungi, Senin (7/9/2026) malam.
Pada Asian Games 2026, Timnas Hockey Field Putri Indonesia tergabung di Pool B. Indonesia berada satu grup dengan India, Jepang, Thailand, Singapura, dan Uzbekistan.
Sementara Pool A dihuni China, Korea Selatan, Malaysia, Kazakhstan, Chinese Taipei, dan Bangladesh.
Adapun Timnas Hockey Field Putra Indonesia berada di Pool A bersama India, Jepang, Korea Selatan, Bangladesh, dan Sri Lanka. Pool B dihuni Pakistan, Malaysia, China, Oman, Uzbekistan, dan Thailand.
Dhaarma mengatakan target Indonesia adalah menembus posisi enam besar. Untuk tim putri, peluang tersebut terbuka apabila mampu meraih kemenangan dalam pertandingan melawan tim-tim yang dinilai memiliki level persaingan lebih dekat.
Menurutnya, Thailand, Singapura, dan Uzbekistan menjadi tiga pertandingan yang sangat penting bagi Timnas Hockey Field Putri.
Hasil maksimal dari tiga laga tersebut dapat memperbesar peluang Indonesia finis di posisi lima atau enam.
“Timnas Hockey Field Putri punya peluang mengalahkan Thailand, Singapura, dan Uzbekistan. Kalau itu bisa terwujud maka peluang kita masuk peringkat ke-5 dan 6 cukup besar,” ujar Dhaarma.
Pelatih asal Indonesia tersebut memiliki alasan optimistis menghadapi tiga negara tersebut. Indonesia telah memiliki pengalaman mengalahkan Thailand pada SEA Games 2025.
Selain Thailand, Indonesia juga pernah meraih kemenangan atas Singapura pada AHF Cup Jakarta 2026. Catatan positif juga dimiliki ketika menghadapi Uzbekistan.
“Thailand yang peringkatnya lebih tinggi itu, kita pernah menang saat di SEA Games 2025 kemarin. Singapura juga pernah kita kalahkan di AHF Cup Jakarta 2026 lalu. Kita juga pernah menang lawan Uzbekistan,” tambah Dhaarma.
Namun, tantangan lebih berat akan dihadapi Timnas Hockey Field Putra Indonesia. Dari lima tim yang berada di Pool A, tiga di antaranya dinilai memiliki kekuatan yang sangat sulit untuk dilewati, yakni India, Korea Selatan, dan Jepang.
Ketiga negara tersebut memiliki rekam jejak dan kualitas permainan yang berada di atas Indonesia. Karena itu, Dhaarma menyadari anak asuhnya membutuhkan perjuangan ekstra keras apabila ingin mencapai target enam besar.
“Sulit. Kita belum pernah mengalahkan mereka. Kalau ingin berada di peringkat ke-5–6 itu, kita harus mengalahkan salah satu dari ketiganya. Jika gagal, ya kita hanya berebut peringkat ke-7-8,” tegas Dhaarma.
Target tersebut membuat setiap pertandingan di fase grup menjadi sangat penting bagi Indonesia. Tim putra tidak hanya dituntut tampil maksimal menghadapi tim unggulan, tetapi juga harus mampu memanfaatkan setiap peluang untuk mengamankan kemenangan.

Sementara bagi tim putri, pertandingan melawan Thailand, Singapura, dan Uzbekistan menjadi momentum penting untuk mengumpulkan poin.
Hasil dari laga-laga tersebut akan menentukan peluang Indonesia melangkah ke posisi yang lebih baik.
Dengan keberangkatan yang tinggal beberapa hari, kedua tim kini memasuki tahap akhir persiapan. Training Camp di Malaysia menjadi bagian dari upaya mematangkan teknik, strategi, fisik, dan mental para pemain sebelum tampil di Jepang.
Timnas Hockey Field Putri akan berangkat pada 14 September, sedangkan tim putra menyusul pada 15 September. Setelah tiba di Jepang, kedua tim akan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan sesuai jadwal masing-masing.
Pertandingan hockey Asian Games 2026 akan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan perkembangan olahraga tersebut di level Asia.
Dengan target enam besar, Timnas Hockey Field Indonesia harus menghadapi persaingan ketat sejak fase grup.
Dhaarma menegaskan timnya akan berjuang maksimal meski menghadapi lawan-lawan yang secara peringkat dan pengalaman lebih unggul.
Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan pengalaman dari berbagai kejuaraan sebelumnya sebagai modal untuk memberikan kejutan di Aichi-Nagoya.
Perjuangan tersebut akan dimulai dari laga perdana. Tim putri menghadapi Jepang pada 18 September, sedangkan tim putra bertemu India sehari kemudian.
Hasil dua pertandingan tersebut akan menjadi langkah awal bagi Indonesia dalam mengejar target enam besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026.(AGF/09)











