Kemenimipas Bantu Pemulangan 82 WNI dari Dua Pusat Detensi Imigrasi Malaysia

Avatar photo
Kemenimipas Bantu Pemulangan 82 WNI dari Dua Pusat Detensi Imigrasi Malaysia
Foto: Dok.Kemenimipas

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memulangkan 82 warga negara Indonesia (WNI) dari dua pusat detensi imigrasi di Malaysia setelah mereka menyelesaikan proses hukum dan keimigrasian di negara tersebut.

Sebanyak 51 WNI dipulangkan dari DTI Semenyih, terdiri atas 32 laki-laki, 14 perempuan, dan lima anak perempuan. Sementara itu, 31 WNI lainnya berasal dari DTI Beranang, yang terdiri atas 22 laki-laki dan sembilan perempuan.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan, proses pemulangan dilakukan setelah pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan pihak imigrasi Malaysia.

“Kami melakukan pengecekan dengan Dirjen Imigrasi. Kerja sama kami cukup baik dengan imigrasi Malaysia. Nanti kita segera upayakan pemulangan. Kalau surat sudah lengkap paling lama 10 hari mereka bisa kembali ke Indonesia,” kata Agus dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

BACA JUGA  Resmi Terdaftar di KUA, Virgoun Segera Menikah dengan Lindi Fitriyana

Pemulangan 82 WNI tersebut merupakan tindak lanjut kunjungan kerja Agus bersama Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko ke DTI Semenyih pada 4 September 2026.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah Indonesia menyampaikan komitmen untuk menyelesaikan proses pemulangan WNI yang telah memenuhi ketentuan hukum dan keimigrasian Malaysia.

Agus memastikan 82 WNI yang dipulangkan telah menyelesaikan proses hukum dan keimigrasian di Malaysia serta mengantongi dokumen perjalanan resmi.

Pemulangan dilakukan secara bertahap dalam tiga kloter pada Jumat (11/9/2026).

Kloter pertama membawa 33 WNI menuju Jakarta menggunakan maskapai Citilink nomor penerbangan QG-503. Pesawat tersebut tiba di Tanah Air pada pukul 21.40 WIB.

Sementara itu, kloter kedua dan ketiga membawa 49 WNI menuju Medan. Kloter kedua membawa enam WNI menggunakan Batik Air nomor penerbangan ID-7265, sedangkan kloter ketiga membawa 43 WNI menggunakan AirAsia nomor penerbangan QZ-127.

BACA JUGA  Kemlu Ungkap Kronologi WNI Diserang Sesama WNI di Jepang

Kedua penerbangan tujuan Medan tersebut tiba pada waktu yang sama, yakni pukul 21.25 WIB.

Agus mengatakan, pemulangan WNI menjadi prioritas pemerintah untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi warga negara Indonesia di luar negeri.

Proses pemulangan didampingi Fungsi Imigrasi dan Konsuler KBRI Kuala Lumpur untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan tertib.

Selama proses perjalanan, para WNI juga diberikan fasilitas pendukung, termasuk kaus berwarna biru dan makanan sebelum keberangkatan dari bandara.

Atase Imigrasi KBRI Kuala Lumpur terus berkoordinasi dengan Jabatan Imigresen Malaysia (JIM), maskapai penerbangan, serta instansi terkait di Jakarta dan Medan.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pemulangan, mulai dari pemberangkatan hingga penerimaan para WNI di Indonesia, berjalan lancar.(One/01)