JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) menargetkan timnas voli putra Indonesia menembus posisi tiga besar pada Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Target tersebut disampaikan Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo saat melepas keberangkatan timnas voli putra Indonesia menuju Asian Games 2026 di Padepokan Voli, Sentul, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026).
Imam mengatakan target tiga besar diberikan berdasarkan kemampuan dan perkembangan tim yang dinilainya semakin solid.
Selain memiliki komposisi pemain yang kompetitif, tim asuhan pelatih Reidel Toiran juga menunjukkan performa positif dalam sejumlah pertandingan uji coba.
Salah satu hasil yang menjadi pertimbangan adalah kemenangan timnas voli putra Indonesia dalam dua pertandingan uji coba melawan tim nasional Kamboja di Phnom Penh pada pertengahan Agustus 2026.
Sebelumnya, tim Merah Putih juga mencatat prestasi penting dengan menjuarai AVC Men’s Volleyball Cup yang berlangsung di India pada Juni 2026. Indonesia keluar sebagai juara setelah mengalahkan Korea Selatan pada pertandingan final.
Catatan tersebut menjadi modal penting bagi timnas voli putra Indonesia untuk menghadapi persaingan di Asian Games 2026.
“Ini mungkin merupakan tim terbaik yang ada saat ini. Chemistry dan kekompakan mereka juga bagus,” kata Imam saat melepas keberangkatan timnas voli putra Indonesia.
Imam meminta para pemain tidak sekadar membawa target prestasi, tetapi juga menunjukkan semangat juang sebagai duta bangsa. Menurut dia, perjuangan para atlet di lapangan menjadi bagian dari upaya membawa nama Indonesia di ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.
“Bertandinglah dengan total, berjuang penuh semangat, agar Merah Putih bisa berkibar di Nagoya, Jepang,” tegas Imam di hadapan para atlet dan ofisial.

Pada Asian Games 2026, pertandingan bola voli putra dijadwalkan berlangsung pada 27 September hingga 4 Oktober 2026. Sebanyak 16 negara ambil bagian dan dibagi ke dalam empat grup.
Timnas voli putra Indonesia berada di Grup B bersama Thailand, Kirgistan, dan Iran. Pertandingan fase grup akan menjadi tahap awal yang harus dilewati Indonesia sebelum melangkah ke babak berikutnya.
Indonesia dijadwalkan menghadapi Thailand pada pertandingan perdana Grup B, Minggu (27/9/2026). Sehari kemudian, tim Merah Putih akan melawan Kirgistan. Sementara pertandingan terakhir fase grup mempertemukan Indonesia dengan Iran.
Jadwal tersebut membuat konsistensi permainan menjadi salah satu faktor penting bagi timnas voli putra Indonesia. Para pemain dituntut menjaga fokus sejak pertandingan pertama karena setiap laga fase grup akan menentukan perjalanan mereka menuju babak berikutnya.
Untuk menghadapi Asian Games 2026, Reidel Toiran membawa 12 pemain yang dinilai siap memperkuat tim Merah Putih. Mereka akan didampingi tiga pelatih dan seorang manajer selama menjalani rangkaian pertandingan di Jepang.
Target tiga besar yang diberikan PP PBVSI tidak dianggap sebagai tekanan berlebihan oleh salah satu pemain timnas, Farhan Halim. Pemain tersebut justru menyatakan siap memberikan penampilan terbaik bersama rekan-rekannya.
Farhan menilai hasil akhir pertandingan merupakan bagian dari proses yang harus dijalani tim. Karena itu, dia memilih untuk menikmati setiap pertandingan sekaligus tetap memberikan kemampuan maksimal di lapangan.
“Siapa tahu rezeki, nggak ada yang tahu. Ya, enjoy saja mainnya,” ujar Farhan dengan optimistis.
Adapun 12 pemain yang dibawa timnas voli putra Indonesia ke Asian Games 2026 terdiri atas Dio Zulfikri, Alfin Daniel Pratama, Rama Fazza Fauzan, Fauzan Nibras, Hendra Kurniawan, Raden Gumilar, M. Malizi, Boy Arnez, Farhan Halim, Fahry Septian, Sigit Ardian, dan Fahreza Rakha Abhinaya.
Dengan modal juara AVC Men’s Volleyball Cup, hasil positif dalam laga uji coba, serta komposisi pemain yang dinilai solid, timnas voli putra Indonesia kini bersiap menjalani persaingan di Nagoya.
Perjalanan Indonesia di Asian Games 2026 akan dimulai dari fase grup dengan menghadapi Thailand, Kirgistan, dan Iran.
Target tiga besar yang dicanangkan PP PBVSI selanjutnya akan diuji melalui performa tim di setiap pertandingan. (AGF/09)











