PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID –
Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Danramil 0819/22 Purwodadi Kapten CKE A. Suroso menghadiri kegiatan Gerakan Percepatan Tanam Padi Serentak Se-Jawa Timur Bulan September 2026, yang dilaksanakan di lahan Poktan Sumber Rejeki, Desa Semut, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat masa tanam padi guna meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Gerakan tanam padi serentak tersebut dilaksanakan melalui Kementerian Pertanian bersama BRMP Ruminansia, dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, pemerintah desa, kelompok tani, serta para petani di wilayah Desa Semut.
Turut hadir Kepala BRMP RB Dicky M. Dikman, Kepala DKP3 Alfiyatul Rohma (Afi), Camat Purwodadi M. Sugiarto, Danramil 0819/22 Purwodadi Kapten CKE A. Suroso, Kepala Desa Semut Tioso, Babinsa Desa Semut Sertu Sugeng, perwakilan BPDPRB, serta para petani dan anggota kelompok tani.
Kehadiran jajaran Koramil 0819/22 Purwodadi merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program pemerintah di sektor pertanian. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendorong kemajuan pertanian di wilayah.
Danramil 0819/22 Purwodadi Kapten CKE A. Suroso menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pertanian yang bertujuan meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan masyarakat.
“TNI AD melalui Koramil 0819/22 Purwodadi akan terus mendukung program pemerintah di bidang pertanian. Melalui pendampingan dan sinergi bersama para petani, kami berharap produktivitas pertanian semakin meningkat, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat serta mendukung terwujudnya swasembada pangan, khususnya di Kecamatan Purwodadi,” ujarnya.
Dengan adanya gerakan percepatan tanam padi secara serentak, diharapkan lahan pertanian dapat dimanfaatkan secara optimal, produksi padi meningkat, serta ketersediaan pangan bagi masyarakat tetap terjaga. Sinergi seluruh pihak menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Kabupaten Pasuruan.(ACZ)



