BOGOR-JABAR, SUDUTPANDANG.ID – KH Mustofa R dan Ustadz Iyad Sirojudin mendapat amanah memimpin Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, untuk masa khidmat 2026-2031. Keduanya ditetapkan melalui Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercam) IX.
KH Mustofa R ditetapkan sebagai Rais Syuriyah, sedangkan Ustadz Iyad Sirojudin terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah MWCNU Bogor Barat.
Berdasarkan taklimat media yang diterima sudutpandang.id, Senin (5/10/2026), Konfercam IX tersebut berlangsung di Pesantren Thoyyibah Putra, Jalan Carang Pulang, RT 04/RW 06, Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Ahad (4/10/2026).
Perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor, KH Moch. Alwi, dalam sambutannya mengatakan Konfercam merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan dan kaderisasi organisasi.
“Konfercam merupakan hajat lima tahun sekali sebagai bentuk kaderisasi dan regenerasi yang menjadi suatu keharusan. Nahdlatul Ulama di Kota Bogor ini usianya ibarat masih remaja, sehingga hal yang paling bagus untuk dilakukan adalah introspeksi diri,” ujar Moch. Alwi.
Ia juga mengingatkan para pengurus untuk menjaga hubungan dan kedekatan dengan para ulama sebagai bagian dari upaya menjaga keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, berkhidmat di NU merupakan bentuk pengabdian karena para pengurus menjadi representasi organisasi di wilayah masing-masing.
“Kita mengabdi karena kita adalah simbol NU di setiap wilayah. Hanya satu pesan dari saya, untuk apa kita di NU jika tidak berbuat apa-apa,” katanya.
Pemilihan AHWA dan Ketua Tanfidziyah
Persidangan Konfercam IX dipimpin Ustadz Moch. Romli dengan Auhadillah dan Pipih sebagai sekretaris sidang.
Dari 10 Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) yang hadir, sebanyak sembilan suara dinyatakan sah dalam proses pengusulan calon.
Melalui musyawarah, tim Ahlul Halli wal Aqli (AHWA) MWCNU Bogor Barat menetapkan lima tokoh sebagai anggota AHWA, yakni KH Musthofa R, KH Abdul Rachman, KH Khotimi Bahri, Ustadz Iyad Sirojudin, dan Ustadz Cecep Jamaludin.
Selanjutnya, tim AHWA menetapkan KH Musthofa R sebagai Rais Syuriyah MWCNU Bogor Barat masa khidmat 2026-2031.
Sementara itu, dalam proses pemilihan Ketua Tanfidziyah, sejumlah nama diusulkan, antara lain Ustadz Iyad Sirojudin dan Ustadz Supriyanto. Ustadz Wawar menyatakan tidak bersedia dicalonkan.
Berdasarkan hasil musyawarah dan pemungutan suara, Ustadz Iyad Sirojudin kemudian ditetapkan sebagai Ketua Tanfidziyah MWCNU Bogor Barat untuk masa khidmat 2026-2031.
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bogor Barat, Citra Widya Lestari, mengapresiasi kontribusi jajaran pengurus NU di Kota Bogor selama ini.
“Harapan kami, berbagai kegiatan yang dilaksanakan NU dapat terus memberikan kemanfaatan serta dapat berkolaborasi dengan pemerintah untuk memberikan pelayanan masyarakat yang lebih baik lagi, memperkuat persatuan, membangun karakter masyarakat yang aman, religius, harmonis, sejahtera, serta mempererat tali silaturahmi,” ujar Citra.
Konfercam IX turut dihadiri jajaran PCNU Kota Bogor dan badan otonom (Banom). Di antaranya Katib Syuriyah PCNU KH Khotimi Bahri, Wakil Ketua PCNU Ustadz Zenal Abidin, Wakil Ketua PCNU Heri Firdaus, Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Bogor Barat Sahabat Putra, Ketua PC Fatayat NU Kota Bogor Dede Siti Amanah, Ketua Lazis NU Kota Bogor Ustadz Lukmanul Hakim, serta perwakilan Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Bogor Barat.(red/02)











