BLORA-JATENG|SUDUTPANDANG.ID – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Blora menargetkan perolehan lima kursi DPRD pada Pemilu 2029. Untuk mencapai target tersebut, PPP Blora akan memperkuat konsolidasi internal sekaligus menjalin komunikasi dengan tokoh Nahdlatul Ulama (NU), warga NU dan berbagai elemen masyarakat.
Ketua DPC PPP Blora Achlif Nugroho Widi Utomo mengatakan, pendekatan kepada tokoh dan warga NU menjadi salah satu strategi yang akan dilakukan menjelang Pemilu 2029.
“Tentunya (pendekatan ke warga NU),” ujar Achlif saat ditemui di sela-sela Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Serentak PPP Blora di Graha Nusantara, Blora, Jawa Tengah, Rabu (26/8/2026).
Sebelum Musancab digelar, Achlif bersama sejumlah pengurus DPC PPP Blora juga berkunjung ke Pondok Pesantren Khozinatul Ulum untuk menemui pengasuh pesantren, KH Muharor Ali.
“Ini saya sampaikan juga, hari ini tadi sebelum Musancab dimulai, kebetulan juga tempatnya di Graha Nusantara. Beberapa pengurus PH DPC sowan Pak Yai Muharor, salah satunya sesepuh kami juga,” kata Achlif.
Menurutnya, kunjungan tersebut dilakukan untuk bersilaturahmi sekaligus memohon doa dan restu kepada KH Muharor Ali yang disebut sebagai salah satu tokoh dan pengasuh pesantren di Blora.
“Karena satu sisi, beliau sebagai sesepuh, sebagai pengasuh pesantren terbesar di Blora ini. Kita mohon doa restunya tadi,” ujarnya.
Sasar Berbagai Elemen Masyarakat
Achlif mengatakan, komunikasi PPP Blora tidak hanya diarahkan kepada kalangan NU. Partainya juga akan melakukan safari dan menjalin komunikasi dengan berbagai tokoh masyarakat dari beragam latar belakang.
“Kita akan intensifkan safari kita ke tokoh-tokoh masyarakat. Baik tokoh NU maupun tokoh-tokoh nasionalis yang lain. Harapannya seluruh unsur akan kita gandeng,” katanya.
Untuk memperkuat perolehan suara, PPP Blora juga menaruh perhatian pada daerah pemilihan (dapil) yang pada Pemilu 2024 belum menghasilkan kursi bagi partai tersebut.
Achlif menyebut Dapil 1 dan Dapil 4 menjadi sasaran utama. Pada Pemilu 2024, partai Ka’bah memperoleh tiga kursi DPRD.
“2024 kursi kita di Dapil 1 dan Dapil 4 dipinjam oleh teman-teman dari partai lain. Insyaallah di 2029 nanti kursi itu akan kita minta kembali, yang awalnya dipinjam akan dikembalikan,” ujar Achlif.
Perkuat Struktur Partai
Achlif mengatakan, target lima kursi tersebut bukan kali pertama dicanangkan PPP Blora. Partai itu sebelumnya pernah memperoleh lima kursi DPRD selama dua periode.
Karena itu, Musancab Serentak menjadi salah satu langkah untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa.
Menurut Achlif, penguatan kepengurusan di tingkat kecamatan diharapkan dapat mempercepat pembentukan kepengurusan Musyawarah Ranting (Musran) di tingkat desa.
“Targetnya di 2029, kita pernah dua periode memperoleh lima kursi. Maka kita ingin mengembalikan kursi itu lagi, dari tiga kursi menjadi lima kursi,” kata Achlif.(Teguh/01)











