Gol Injury Time Bawa Persita Tekuk Garudayaksa 2-1

Gol Injury Time Bawa Persita Tekuk Garudayaksa 2-1
Aleksa Andrejic menjadi penentu kemenangan Persita Tangerang setelah mencetak gol pada menit 90+2 saat menghadapi Garudayaksa FC dalam lanjutan pekan keempat BRI Super League di Stadion Internasional Banten, Serang, Sabtu. (Foto: IST/SP).

SERANG, SUDUTPANDANG.ID – Persita Tangerang meraih kemenangan dramatis setelah menundukkan Garudayaksa FC dengan skor 2-1 pada pekan keempat BRI Super League.

Gol injury time Aleksa Andrejic pada waktu babak kedua memastikan tuan rumah mengamankan tiga poin di Stadion Internasional Banten, Serang, Sabtu.

Persita sempat membuka keunggulan melalui Alexandre Ramalingom pada awal babak kedua. Namun, Garudayaksa mampu membalas lewat Brian Rubio pada menit ke-75. Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Andrejic muncul sebagai penentu kemenangan Persita melalui gol pada menit 90+2.

Hasil ini membawa Persita naik ke peringkat keempat klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi delapan poin dari empat pertandingan. Tim berjuluk Pendekar Cisadane itu terpaut empat poin dari Persija Jakarta yang berada di puncak klasemen.

Sementara itu, Garudayaksa FC masih tertahan di posisi ke-13 dengan raihan dua poin dari empat laga. Hasil tersebut membuat mereka harus berupaya memperbaiki performa agar tidak semakin dekat dengan zona degradasi.

BACA JUGA  Resmi Gabung ke Madrid, Mbappe: Mimpi Jadi Kenyataan

Sejak awal pertandingan, Persita berusaha mengambil kendali permainan dengan membangun serangan untuk menekan pertahanan tim tamu. Rayco Rodriguez dan Alexandre Ramalingom sempat memperoleh peluang untuk membawa tuan rumah unggul, tetapi belum mampu mengubah kedudukan.

Garudayaksa tidak tinggal diam. Tim tamu mencoba memberikan perlawanan melalui sejumlah serangan balik, termasuk peluang yang dibangun Carlos Iury. Namun, tembakannya masih dapat dihentikan barisan pertahanan Persita.

Kedua tim terus berusaha mencari celah hingga penghujung babak pertama. Meski sejumlah peluang tercipta, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat skor tetap 0-0 saat turun minum.

Memasuki babak kedua, Persita langsung meningkatkan tekanan. Hasilnya terlihat ketika pertandingan baru berjalan satu menit. Pada menit ke-46, Ramalingom sukses memecah kebuntuan setelah memanfaatkan umpan Hokky Caraka.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-0 untuk Persita dan memberikan momentum bagi tuan rumah untuk mengembangkan permainan. Keunggulan itu juga membuat Pendekar Cisadane semakin percaya diri dalam melancarkan serangan.

BACA JUGA  Persija vs Persib: Rivalitas 90 Menit, Jangan Bikin Rusuh

Persita berupaya memanfaatkan momentum dengan kembali menekan pertahanan Garudayaksa. Sejumlah peluang tercipta, tetapi belum ada yang mampu menghasilkan gol tambahan untuk memperlebar keunggulan.

Garudayaksa kemudian meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Upaya tim tamu membuahkan hasil pada menit ke-75 melalui Brian Rubio.

Penyerang tersebut berhasil menuntaskan peluang untuk membawa Garudayaksa menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol itu menghidupkan kembali persaingan sekaligus membuat pertandingan semakin terbuka menjelang akhir waktu normal.

Setelah skor kembali imbang, kedua kesebelasan berusaha mencari gol penentu. Persita mencoba memaksimalkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri, sedangkan Garudayaksa berupaya mempertahankan hasil sekaligus mencari kesempatan untuk mencuri kemenangan.

Drama akhirnya terjadi pada masa tambahan waktu. Saat laga memasuki menit 90+2, Aleksa Andrejic berhasil mencetak gol yang membawa Persita kembali unggul 2-1.

Gol tersebut menjadi penentu kemenangan tuan rumah sekaligus menggagalkan upaya Garudayaksa membawa pulang poin dari Serang. Hingga pertandingan berakhir, skor 2-1 tetap bertahan untuk keunggulan Persita Tangerang.

BACA JUGA  Kandaskan Jerman, Inggris Tancap Gas ke Perempat Final

Kemenangan ini menjadi tambahan penting bagi Persita dalam persaingan papan atas BRI Super League. Tambahan tiga poin membuat mereka mengumpulkan delapan poin dari empat laga dan menjaga peluang untuk terus bersaing di papan atas klasemen.

Sebaliknya, Garudayaksa harus menerima kekalahan setelah sempat bangkit menyamakan kedudukan. Dengan dua poin dari empat pertandingan, mereka perlu segera memperbaiki hasil pada laga berikutnya agar tidak semakin tertinggal dari tim-tim lain.

Gol Andrejic pada menit-menit terakhir menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Persita pun menutup laga dengan kemenangan 2-1 sekaligus mengamankan tiga poin di hadapan pendukungnya sendiri.(09)